iklan-banner-01
iklan-banner-02

Survei: Mayoritas Pendukung Gak Suka Prabowo Pasangan Dengan Jokowi Di Pilpres 2019

Prabowo Subianto. (Dok: Gerindra)
PAMANAWANews, JAKARTA - Lembaga Media Survei Nasional (Median) merilis hasil survei elektabilitas capres-cawapres pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Dari hasil Survei Median itu, banyak responden pendukung menolak mantan Danjen Kopassus itu akan disandingkan dengan Joko Widodo (Jokowi).

"66,6% pendukung Prabowo Subianto menyatakan tidak bersedia jika Ketum Gerindra itu disandingkan dengan Jokowi di Pilpres 2019," kata Direktur Riset Median, Sudarto saat memaparkan hasil survei di Restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Senin, (14/4/2018).
 
Persentase tersebut, kata Sudarto, didapat berdasarkan pertanyaan 'apakah semua tokoh bisa berpasangan dengan Jokowi?'. Namun, hasilnya tidak semua nama yang ada di dalam radar cawapres dapat dipasangkan dengan Jokowi.
 
"Ternyata tidak semua tokoh bisa dipasangkan dengan Jokowi. Kenapa? karena ketika kami tanyakan kepada orang-orang yang memilih Prabowo Subianto, 'bapak-ibu, seandainya Prabowo menjadi wakilnya Jokowi anda mau nggak milih?' ternyata 66,7 persen masyarakat nggak mau pilih," tuturnya.
 
Artinya Prabowo bukan pasangan yang cocok dengan Jokowi. Hal tersebut, lanjut Dia, karena ada lebih banyak konstituen di Prabowo tidak setuju dan gak menyukai kalau Prabowo dipasangkan dengan Jokowi di Pilpres 2019 mendatang.
 
Sementara 100 persen pendukung Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) berdasarkan temuan Median, menyatakan bersedia untuk memilih Jokowi.
 
"Ada tiga tokoh dalam 10 besar elektabilitas. Yang pertama Muhaimin Iskandar karena 100 persen orang yang mengaku pilih Muhaimin menjawab mau pilih (Jokowi)," paparnya.
 
Survei ini dilakukan pada 24 Maret-6 April 2018 dengan 1.200 responden yang merupakan warga yang memiliki hak pilih. Margin of error survei ini sekitar 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.
 
Sampel survei dipilih secara random dengan teknik multistage random sampling dan proporsional atas populasi provinsi dan gender. Quality control dilakukan terhadap 20% sampel yang ada.
 
Adapun Hasil survei pada pertanyaan 'apakah semua tokoh bisa berpasangan dengan Jokowi' adalah sebagai berikut:
 
Muhaimin Iskandar
100 persen bersedia memilih Jokowi.
 
Prabowo Subianto
- 66,7 persen tidak bersedia memilih Jokowi
- 16,7 persen bersedia memilih Jokowi. - 16,7 persen tidak jawab.
 
Hary Tanoesoedibjo
- 66,7 persen bersedia memilih Jokowi - - 25 persen tidak bersedia memilih Jokowi
- 8,3 persen tidak jawab.
 
Anis Matta
- 66,7 persen tidak bersedia memilih Jokowi
- 18,5 persen bersedia memilih Jokowi
- 14,8 persen tidak jawab.
 
TGB M Zainul Majdi
- 65,2 persen tidak bersedia memilih Jokowi
- 17,4 persen bersedia memilih Jokowi - - 17,4 persen tidak jawab.
 
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
- 52,8 persen bersedia memilih Jokowi - 22,2 persen tidak bersedia memilih Jokowi
- 25 persen tidak jawab.
 
Gatot Nurmantyo
- 49 persen tidak bersedia memilih Jokowi
- 28,6 persen bersedia memilih Jokowi 
- 22,4 persen tidak jawab.
 
Anies Baswedan
- 45 persen tidak bersedia memilih Jokowi
- 21,7 persen bersedia memilih Jokowi 33,3 persen tidak jawab.
 
Jusuf Kalla
- 31,4 persen bersedia memilih Jokowi
- 31,4 persen tidak bersedia memilih Jokowi 
- 37,1 persen tidak jawab. (PN-01/adp)

Berita terkait