iklan-banner-01
iklan-banner-02

Sandiaga Cerita Nelayan Dikriminalisasi, Jokowi Minta Jangan Menuduh

Debat perdana Capres-cawapres dengan tema Hukum, HAM, Korupsi dan Terorisme.
PAMANAWANews, JAKARTA- Pasangan Capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga mendapat pertanyaan dari moderator tentang diskriminasi dalam hal agama, etnis, golongan, dan pandangan politik dilihat dari sisi HAM.

Mantan Danjen Kopassus itu bicara tentang sosok kepada negara sebagai chief of executive. "Saya tegaskan tidak boleh diskriminasi suku, agama, etnis, apapun," tegas Prabowo dalam debat perdana dengan tema Hukum, HAM, Korupsi dan Terorisme di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat, (17/1/2019).

Sementara, Sandiaga Salahuddin Uno menanggapi salah satu nelayan di Karawang, Jawa Barat yang dikriminalisasi. Sandi pun berjanji jika terpilih menjadi wakil presiden periode 2019-2024 nanti dia akan menegakkan hukum yang seadil-adilnya.
 
"Di bawah Prabowo-Sandi hukum ditegakkan untuk orang kecil, jangan untuk melindungi kawan," kata Sandi.
 
Jokowi menanggapi Sandiaga atas pernyataan tersebut. Mantan Walikota Solo itu pun meminta agar Sandiaga tidak menuduh.
 
"Pak Sandi menuduh lagi. Kalau ada persekusi, gampang sekali. Laporkan. Saya akan tindak tegas pelaku itu," cetus Jokowi.
 
Namun menurut Sandi, apa yang disampaikan itu berdasarkan cerita yang terjadi di lapangan.
 
"Saya tidak menuduh, yang kami sampaikan cerita yang kami tampung," beber Sandiaga. (PN-01/adp)

Berita terkait

Berita Populer