iklan-banner-01
iklan-banner-02

PKPI Dukung Kakor Brimob Sebagai Gubernur Maluku

Sekjen DPN PKPI Imam Ashori Saleh, Serahkan Rekomendasi Partai Kepada Murad Ismail
PAMANAWANews, AMBON- Langkah Komandan Korps (Kakor) Brimob, Murad Ismail untuk bertarung merebut kursi Gubernur Maluku periode 2018-2023 mendatang semakin terbuka lebar.
Setelah mengantongi rekomendasi dari Partai NasDem, Hanura dan PAN, beberapa waktu lalu, mantan Kapolda Maluku ini kembali mendapat dukungan dari PKPI.

"Alhamdulillah, PKPI hari ini telah resmi mengeluarkan rekomendasi kepada Pak Murad sebagai Calon Gubernur Maluku,” kata M. Azis Tuny, Juru Bicara Murad Ismail, kepada wartawan di Ambon, Minggu (22/10/2017).

DPN PKPI secara resmi mengeluarkan surat rekomendasi dengan nomor 15/DPN-PKP-IND/IX/2017. Surat yang ditandatangani oleh Ketum DPN PKPI AM Hendropriyono dan Sekjen Imam Ashori Saleh, itu  diserahkan langsung kepada Murad Ismail di Kantor DPN PKPI, Jakarta.

Dalam surat tersebut, mantan Ketua Badan Intelijen Nasional (BIN) sebagai Ketum DPN PKPI menginstruksikan kepada DPP PKPI Maluku dan seluruh jajarannya untuk selalu berkoordinasi dan membantu memenangkan Murad Ismail sebagai Gubernur Maluku.

Dukungan dari PKPI, tambah Azis, menambah energi baru buat Jenderal 2 Bintang ini dalam menghadapi kontestasi Pilkada mendatang. 

"Partai-partai pengusung Pak Murad tentu akan melakukan konsolidasi hingga tingkat yang paling bawah untuk memenangkan Pilkada. Insya Allah semuanya berjalan dengan aman dan lancar," katanya.

Bertambahnya rekomendasi PKPI, membuat dukungan buat Murad Ismail melebihi syarat minimal yakni sembilan kursi di DPRD Maluku. Saat ini Murad telah memiliki dukungan 11 kursi di DPRD Maluku yakni NasDem 4 kursi, Hanura 4 kursi, PKPI 4 kursi dan PAN 1 kursi.

"Sementara petahana sampai sekarang baru resmi mendapat dukungan 6 kursi dari PKS, karena Partai Golkar sendiri belum resmi mengeluarkan rekomendasinya," ungkap Azis.

Menurutnya, Murad Ismail masih berpotensi meraih tambahan dukungan dari partai politik. Meski begitu, Ia belum mau menjelaskan partai-partai mana yang kelak akan menjadi bagian dari koalisi partai pengusung dan pendukung Murad. 

"Kita lihat saja nanti. Yang pasti, banyak partai politik yang terpikat dengan komitmen dan kesungguhan Pak Murad ingin membangun Maluku lebih baik lagi," ujarnya. 

Azis mengatakan, dukungan partai kepada Murad Ismail tentu melalui pertimbangan dan kajian mendalam. Menurutnya, tidak gampang partai mengeluarkan rekomendasi begitu saja, apalagi kepada figur penantang dan ada kandidat petahana yang juga maju dalam Pilkada mendatang.

"Bisa jadi setelah dievaluasi, petahana dianggap sudah tidak layak lagi memimpin Maluku, dan dibutuhkan figuritas calon pemimpin yang lebih berkomitmen dan berjiwa besar untuk membangun daerah ini," cetusnya.

Azis optimis, dukungan partai politik kepada Murad juga diikuti dengan kepercayaan masyarakat kepadanya. 
"Pak Murad sudah on the track dalam menghadapi Pilkada Maluku. Survey terakhir juga membuktikan angka popularitas, akseptabilitas dan elektabilitas terus meningkat signifikan, sementara petahana semakin merosot. Kita masih punya cukup banyak waktu untuk membangun kepercayaan masyarakat. Kami yakin, masyarakat akan semakin sadar siapa sesungguhnya pemimpin yang harus mereka dukung," tandasnya. (PN-08)

Berita terkait