iklan-banner-01
iklan-banner-02

Pasangan HEBAT Optimis Tampil di Pilkada Maluku

pasangan HEBAT
PAMANAWANews, AMBON - Teka teki lolos tidaknya pasangan Herman Adrian Koedoeboen dan Abdullah Vanath (HEBAT) sebagai kontestan di arena pemilihan kepala daerah (Pilkada) Maluku 2018, kini terjawab sudah.

Pasangan populis yang kini digadang-gadang bakal menjadi “kuda hitam” itu telah mantap menyiapkan diri untuk tampil melalui jalur independen, sebagai pasangan calon di gawe akbar tersebut.

Kepastian akan tampilnya pasangan HEBAT ini disampaikan sejumlah koordinator relawan HEBAT di kabupaten dan kota se Maluku yang bertugas dalam mengumpulkan puluhan ribuan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai syarat mutlak pencalonan di jalur independent.

Koordinator Relawan HEBAT Kabupaten Seram Bagian Timur, Morens Wokanubun kepada wartawan PamanawaNews.com, Kamis (13/10/17) manyampaikan, tugas relawan yang dipimpinnya di kabupetan tersebut, hingga kini telah berhasil mengumpulkan dukungan KTP dari masyarakat sebanyak 23 ribu.

“Sesuai arahan yang kami terima dari kandidat, ternyata target untuk mengumpulkan sebanyak 50 ribu dukungan KTP, dalam waktu dekat sudah dapat terpenuhi, karena waktu kita masih tersisa 1 bulan kedepan,”tandas Morens.  

Dia memastikan, untuk kabupaten SBT, proses pengumpulan dukungan KTP itu dapat dituntaskan dalam waktu yang tidak lama lagi. Pasalnya, antusias simpatisan terhadap pasangan HEBAT cukup tinggi, sehingga target yang ditetapkan itu tidak akan menjadi kendala bagi tim relawan.

Hal senada juga disampaikan salah satu anggota relawan HEBAT di Kabupaten Maluku Tangah Serwan Mualo. Serwan bahkan menginformasikan aliran dukungan dan partisipasi masyarakat dengan cara mengumpulkan KTP ini, cukup berjalan dengan mulus. Sejumlah simpatisan eks pasangan DAMAI, bahkan menggerakkan proses pengumpulan KTP ini hingga ke pelosok-pelosok desa. “Saya kira upaya yang ditempuh pasangan HEBAT ini cukup briliat, karena apa yang terjadi saat ini adalah murni dukungan masayarakat , sehingga target yang ditetapkan akan tercapai dalam waktu dekat,”akuinya.

Menurutnya, jika melihat pada target deadline yang ditetapkan yakni tanggal 23 November 2017 nanti akan dilakukan pendaftaran di KPU, maka dapat dipastikan pasangan HEBAT akan menjadi pasangan yang akan tampil di jalur independen pada Pilkada Maluku 2018 mendatang. “Saat ini untuk wilayah Kabupaten Maluku Tangah, kami sudah berhasil mengumpulkan sebanyak 30 ribu KTP, jadi hanya tinggal sedikit saja untuk memenuhi target yang ditetapkan,” tandas Serwan.   

Sementara itu, dari informasi yang dihimpun PamanawaNews.com, proses pengumpulan dukungan KTP untuk pasangan HEBAT ini terus berlangsung di 11 kabupaten dan kota di Maluku. Di Kabupaten Maluku Tenggara dan kota Tual, proses ini berlangsung cukup dinamis. Salah satu sumber yang dihubungi menyebutkan, proses pengumpulan KTP yang terjadi di dua wilayah tersebut kini sudah mencapai jumlah di atas 50 ribu KTP.

“Ini kemauan masyarakat dan ketika proses ini dijalankan semua simpatisan pasangan HEBAT ikut berpartisipasi dengan maksimal,”beber sumber tersebut yang engan namanya dipublis, via telpon selulernya.

Menanggapi proses yang kini dijalankan relawan dan simpatisan pasangan HEBAT tersebut, balon wakil gubernur, Abdullah Vanath yang dikonfirmasi via telpon selulernya dari Jakarta mengatakan, upaya yang ditempuh pihaknya itu merupakan sebuah tindakan atisipasi yang harus dilakukan pihaknya.  

Menurut mantan Bupati SBT dua periode ini, pihaknya tetap optimis tampil sebagai kontestan di Pilkada Maluku mendatang. Jalur independent, kata dia, bukanlah sesuatu yang baru terjadi di Negara ini. Dan jika dilihat dari ketentuan yang berlaku, maka upaya pengumpulan dukungan KTP dengan jumlah 10 persen (123 ribu) dari DPT Maluku, maka kepastian tampil di Pilkada Maluku sudah di depan mata.

“Kami sudah menerima informasi dari relawan-relawan kami yang bekerja siang dan malam di 11 kabupaten dan kota. Alhamdulillah respon terhadap upaya ini cukup bagus, dan target 250 ribu KTP yang kita inginkan akan tercapai sesuai target yang kami tetapkan. Jadi kita tunggu saja hasilnya nanti,” kata Vanath.

Disinggung terkait proses pengurusan rekomendasi di parpol-parpol, Vanath mangatakan, dirinya bersama Herman Koedoeboen, hingga kini tetap bekerja dan berproses sesuai dengan apa yang diharapkan. Upaya merebut rekomendasi parpol,kini menjadi opsi utama yang terus  dilakukan. Sedangkan, tampil melalui jalur independen adalah opsi kedua yang harus disiapkan. “Jadi kedua proses ini tetap berjalan, dan untuk perebutan rekomendasi parpol adalah hal mutlak yang harus dilakukan,”tandasnya penuh optimis.  

Fenomena tampilnya calon independen di pesta Pilkada, tentunya sangat menarik untuk disimak. Pasalnya, jumlah calon independen memenangkan Pilkada terus bertambah. Sejarah pilkada di Indonesia dengan tampilnya pasangan calon independen bukanlah hal yang baru,  setelah Irwandi Yusuf sukses merebut kursi Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam,  keberhasilan serupa disusul calon perorangan di Rote Ndou, Nusa Tenggara Timur, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, dan Kabupaten Garut, Jawa Barat. (PN-17)

 

Berita terkait