iklan-banner-01
iklan-banner-02

Kritik Jokowi Bagi-bagi Sembako, Dosen di Ternate Diperiksa Polisi

Sreenshoot.
PAMANAWANews, JAKARTA- Hasby Yusuf, seorang Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Khairun, Ternate Maluku Utara, diperiksa Reskimsus Polda Malut setelah mengkritik Presiden Joko Widodo lewat akun media sosial, Twitter.

Padahal, Hasby mengakui apa yang dilontarkan kepada Presiden itu hanya sebatas menyampaikan kritikan terkait Jokowi yang membagi-bagikan sembilan bahan pokok (sembako) ke masyarakat.

"Saya hanya melaksanakan hak menyatakan pendapat terhadap jalannya pemerintahan. Kritik saya bertujuan untuk meluruskan jalan rezim berkuasa dan semua elemen negara agar sesuai dengan harapan rakyat," ucap Hasby dalam rilis yang diterima, Senin (23/4/2018).
 
Hasby juga sebagai sekretaris Wilayah Korps Alumni HMI (KAHMI) Malut. Dia menyatakan siap bila kritiknya terhadap Jokowi itu dianggap dosa. Bahkan dirinya siap menjalani proses hukum.
 
Hasby percaya serusak apapun penegakan hukum di negeri indonesia, pasti masih ada cahaya keadilan yang selalu bersinar.
 
"Tidak ada kekuataan yang lebih hebat dan lebih kuat dari kekuataan Allah. Itu keyakinan saya dalam menghadapi masalah ini. Keperpihakan saya hanya pada agama, dan hingga kapan pun akan membela agama, para habaib dan para ulama," ungkap Hasby.
 
Sebelumnya, lewat akun Twitter @HasbyYusuf3 menyampaikan kritikan kepada Jokowi soal bagi-bagi sembako. Dia menyebut rendahnya kualitas kepala negara yang sampai turun langsung membagikan sembako menggunakan tas kresek. Pemerintah gagal menuntaskan masalah kemiskinan rakyat. #2019GantiPresiden.
 
"Bagi-bagi sembako menjelang pilpres menunjukkan rendahnya kualitas kepala negara. Cukup pak kades yg bagi-bagi sembako. Kepala negara urusnya stok pangan nasional bukan tas kresek," cuitnya.
 
Bukan hanya itu, Hasby menilai Presiden yang membagikan Sembako dan lempar hadiah dari mobil merupakan bentuk kepanikan atas Elektabilitas yang terus merosot.
 
"Padahal menurut teori, cara terbaik seharusnya yang bersangkutan tidak lagi mencalonkan diri," tweet Hasby. (PN-01/adp)

Berita terkait

Berita Populer