iklan-banner-01
iklan-banner-02

Ketua DPR RI Harap RUU Kekerasan Seksual Segera Disahkan

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo
PAMANAWANews, JAKARTA- Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta kepada pemerintah dan Komisi VIII DPR untuk mempercepat proses pembahasan Rancangan Undang Undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual, sehingga prinsip perlindungan terhadap korban menjadi prioritas.

Menurut Bamsoet, berdasarkan catatan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) yang menyebutkan bahwa tidak ada lagi daerah di Indonesia bebas atau steril dari isu kejahatan terhadap anak, baik yang disebabkan oleh pornografi online, prostitusi online, ataupun cyber crime.

"Jadi, saya minta RUU Penghapusan dan Kekerasan Seksual dapat dibahas secepatnya, untuk diundang-undangkan agar dapat meminimalisir kejahatan seksual yang ada," tutur Bamsoet di Senayan, Jakarta, Kamis, (8/2/2018).

Selain pembahasan RUU itu secepatnya, Politisi Golkar ini juga mendesak Komisi VIII DPR untuk mendorong Kementerian PPPA memberikan jaminan perlindungan yang maksimal terhadap upaya pencegahan, perlindungan, pemulihan, dan reintegrasi korban kejahatan terhadap anak.

Diketahui, RUU tentang Penghapusan Kekerasan Seksual itu memang mengatur banyak hal. Bukan hanya mengatur tentang penanganan hukum acara, atau sanksi pidana, RUU lebih banyak memberikan manfaat bagi korban kekerasan seksual itu sendiri.

"Saya harap RUU Kekerasan Seksual bisa disahkan menjadi Undang-undang," tutupnya. (PN-01)

Berita terkait