iklan-banner-01
iklan-banner-02

Keliobas: Pemuda Harus Turun Gunung Usung Perubahan

IST
PAMANAWAnews, AMBON- Pemuda tidak boleh melupakan sejarah bangsa dan saatnya turun gunung untuk mengusung perubahan. Kaum muda sendiri harus bergerak untuk menciptakan iklim demokrasi di Indonesia menjadi lebih baik.

Demikian disampaikan Abdullah Keliobas, Calon Anggota Legislatif (Caleg) di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Provinsi Maluku, kepada PamanawaNews.com, usai menghadiri deklarasi Gerakan Ayo Mudakan Indonesia (#mudakanindonesia), atau Caleg Muda Kader Bangsa di Jakarta, Sabtu (6/10/2018).

"Gerakan #mudakanindonesia merupakan refleksi 90 tahun sumpah pemuda dan inisiasi yang dilakukan oleh kaum muda yang terdiri dari calon anggota legislatif millenial lintas partai yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia yang tergabung dalam Caleg Muda Kader Bangsa," ungkapnya.

Menurutnya, deklarasi Caleg Muda Kader Bangsa (CMKB) merupakan gerakan awal menepis setiap isu-isu miring terhadap perpolitikan yang ada di Indonesia.

Dalam deklarasi tersebut, tambah Keliobas, berisi beberapa hal yang menjadi problem saat ini. Diantaranya dari sisi ideologi, ekonomi, hukum dan lain sebagainya.

"Adapun deklarasi ini berisikan tentang sejumlah problem yang masih tersisa baik dalam tataran makro maupun mikro seperti ideologi, ekonomi, hukum hingga korupsi," kata Dia.

Selain memaparkan masalah yang belum selesai, kata caleg muda asal Partai Berkarya SBT ini, gerakan CMKB juga menyatakan sikap kepada publik mengenai komitmen para politisi muda, baik selama proses pemilu, maupun pasca pemilu saat terpilih atau tidak.

"Komitmen kami sebagai politisi muda baik selama proses pemilu maupun pasca pemilu ketika terpilih maupun tidak",

Dikatakan, caleg muda dari berbagai parpol baik parpol koalisi pendukung pemerintah maupun oposisi berharap ada perubahan iklim demokrasi di Indonesia.

"Harapan dari gerakan ini adalah mampu menggerakkan seluruh elemen bangsa, baik negara, parpol dan caleg serta masyarakat baik di dunia nyata maupun dunia maya untuk menghadirkan virus positif, penyebar kedamaian, optimisme, iklim positif dan perbaikan demokrasi menuju Indonesia yang lebih baik dan bermartabat," tandas mantan Wasekjen Bidang Organisasi DPP IMM 2016-2018 ini. (PN9)

Berita terkait