iklan-banner-02
iklan-banner-02

HEBAT Yakin Lolos Verifikasi KPU

PAMANAWANews, AMBON- Herman Andrian Koedoebun dan Abdullah Vanath, dua pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku dari jalur independen, yakin bahwa berkas dan persyaratan yang dimasukan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku, Minggu (26/11/2017), malam, akan lolos verifikasi.
Pasangan HEBAT memasukan berkas pendaftaran Balon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku kepada KPU Maluku, Minggu (26/11/2017)/pamanawanews.com
Kedatangan dua pasangan yang diakronim HEBAT pada injury time penutupan pendaftaran bakal calon perseorangan ini didampingi ketua tim bersama puluhan orang pendukungnya.

Selain memasukan berkas pendaftaran, tim pemenang HEBAT juga turut membawa foto copy KTP dan surat pernyataan dukungan masyarakat sebanyak 165.510 orang, dari 11 Kabupaten/Kota di Maluku.

Ribuan dukungan masyarakat ini telah melebihi persyaratan KPU sebanyak 122.895 orang yang tersebar di 11 Kabupaten dan Kota.

Penyerahan berkas diberikan ketua tim pemenang yang didampingi Herman dan Abdullah kepada Ketua KPU Provinsi La Alwi yang didampingi stafnya sekira pukul 22.30 WIT.

Herman Koedoebun, balon Gubernur Maluku kepada Pamanawanews.com, saat hendak meninggalkan kantor KPU, mengaku yakin, berkas pendaftaran yang dimasukan akan lolos verifikasi dari KPU. Sebab, seluruh persyaratan sebanya

"Oh sangat yakin. Sangat yakin karena ini murni dukungan dari publik masyarakat Maluku," kata Herman disela perjalanan menuju mobilnya meninggalkan kantor KPU.

Sebelumnya, kepada wartawan, Herman mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Maluku yang secara ikhlas mendukung pihaknya melalui pemberian KTP, untuk bertarung dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, tahun 2018 mendatang.

"Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada masyarakat Maluku yang telah antusias. Penuh keikhlasan memberikan dukungan melalui penyerahan KTP tanpa sebuah pembayaran,” imbuhnya.

Dukungan masyarakat ini, tambah herman, merupakan tanggungjawab dan harapan publik. Sehingga amanah ini harus dijaga dengan sebaik baiknya.

“ini benar benar kita jadikan sebagai pendidikan dari sebuah bentuk demokrasi. Karena ini juga jalur konstitusional, dan masyarakat boleh memahami kalau ini adalah pilihan. Kita juga menghormati semua keputusan partai politik dalam menentukan pilihan pilihan dari bakal calon masing masing," kata Herman yang didamping Abdullah Vanath bersama istrinya Rohani Vanath.

Menurutnya, pendaftaran yang dilakukan ini setelah tim pemenang memenuhi semua unsur yang menjadi persyaratan KPU.

"Kalau minimal dukungan itu 6 Kabupaten/Kota, maka kami penuhi seluruhnya 11 Kabupaten/Kota. Kami tunggu saja apa yang diminta KPU, akan kami laksanakan," ujarnya.

Setelah resmi mendaftar, sambung Herman, pihaknya tidak serta merta menutup pintu bila ada partai politik yang ingin bergabung. "Tapi statusnya sebagai pendukung, bukan pengusung. Kami tetap berkoalisi bersama rakyat. Kami tetap menerima dan menghormati jika ada partai politik yang mau gabung," terangnya.

Ia mengungkapkan, ribuan dukungan yang diberikan masyarakat, mayoritas adalah memberikan secara langsung. Sementara sisanya melalui sosialisasi dengan cara dor to dor ke rumah rumah.

“Sebanyak 90 persen dukungan diberikan langsung kepada simpul simpul yang ada di 11 Kabupaten/Kota. Kalau yang lain itu sedikit. Kan anda tau kalau di Ambon ini ada posko. Setiap hari diterima. Kemudian diberikan pemahaman kepada mereka," jelasnya.

Sementara itu, Ketua KPU La Alwi saat menerima berkas pendaftaran pasangan HEBAT mengungkapkan setelah ini pihaknya akan melakukan penelitian terhadap ribuan dukungan yang diberikan.
“Kami akan teliti. ada dokumen asli atau foto kopi rangkap 1 dan 2,” ujarnya.

Selain itu, La Alwi juga meminta tim pemenang untuk menunjuk timnya untuk bersama sama KPU melakukan pemeriksaan kepada ribuan dukungan masyarakat.
“Tunjuk tim untuk tentukan ruangan yang akan dijadikan lokasi verifikasi,” pintanya.

Untuk diketahui setelah ini, KPU akan melakukan penelitian jumlah dukungan dan persebarannya yang dimulai sejak tanggal 22-28 November. Kemudian penelitian administrasi dan analisis dukungan ganda tanggal 22-5 Desember.

Selanjutnya penyerahan dokumen dukungan dari KPU Provinsi ke Kabupaten/Kota tanggal 6-8 Desember. Penyerahan dokumen dukungan ke PPS tanggal 9-11 Desember. Setelah itu penelitian faktual oleh PPS tanggal 12-25 Desember.

Lebih lanjut, rekapitulasi oleh PPK tanggal 26-28 Desember. Rekapitulasi oleh KPU Kabupaten/Kota tanggal 29-31 Desember. Rekapitulasi oleh KPU Provinsi tanggal 1-3 Januari 2018. Penelitian syarat pencalonan untuk pasangan calon perseorangan tanggal 10-16 Januari. Pemberitahuan hasil penelitian syarat pasangan calon perseorangan tanggal 17-18 Januari. Dan terakhir massa perbaikan penyerahan perbaikan syarat dukungan pasangan calon perseorangan tanggal 18-20 Januari. (PN-08)

Berita terkait

iklan-banner-02
iklan-banner-02