iklan-banner-01
iklan-banner-02

Gerindra Dukung BAILEO di Pilkada Maluku

PAMANAWANews, AMBON- Dewan Pimpinan Pusat DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (DPP GERINDRA) memutuskan untuk mendukung Murad Ismail dan Barnabas Orno sebagai Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Periode 2018 - 2023.
IST

Kepastian dukungan terhadap pasangan yang mengusung tagline BAILEO ini disampaikan Ketua DPD GERINDRA Maluku, Hendrik Lewerissa, melalui press release yang diterima pamanawanews.com, Minggu (7/1/2018), malam.

Rekomendasi Partai GERINDRA uttuk Pilgub Maluku 2018 akan diserahkan secara resmi oleh DPD GERINDRA Maluku kepada Pasangan BAELEO tanggal 9 Januari 2018.

"Dukungan terhadap BAILEO diputuskan berdasarkan Surat Rekomendasi Nomor 01-580/Rekom/DPP-GERINDRA/2018 tertanggal 2 Januari 2018. Surat Rekomendasi itu sekaligus mencabut dan membatalkan Surat Rekomendasi Nomor 10-461/Rekom/DPP-GERINDRA/2017 tertanggal 2 November 2017," kata ketua DPD GERINDRA Maluku Hendrik Lewerissa melalui press realeasnya.

Surat dukungan terhadap BAILEO telah berada ditangan DPD GERINDRA setelah diserahkan langsung oleh Ketua Umum/Ketua Dewan Pembina Partai GERINDRA Prabowo Subianto kepada Ketua DPD GERINDRA MALUKU Hendrik Lewerissa.

Dalam Surat Rekomendasi tersebut DPP Partai GERINDRA juga menginstruksikan kepada DPD GERINDRA Maluku untuk segera melakukan koordinasi dengan Pasangan Calon Gubernur Wakil Gubernur untuk persiapan pendaftaran di KPU Provinsi Maluku.

DPP juga menginstruksikan seluruh jajaran Partai GERINDRA di Maluku baik Pengurus DPD, DPC, PAC, Ranting dan Anak Ranting serta seluruh Anggota DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi dan  DPR RI dari Partai GERINDRA untuk mengerahkan semua potensi yang ada demi untuk memenangkan Pasangan Baileo.

Rekomendasi Partai GERINDRA yang telah ditetapkan ini sekaligus menepis isu yang beredar luas di masyarakat bahwa tidak mungkin GERINDRA dan PDIP serta Partai Politik pendukung Pak Jokowi tidak bisa berkoalisi.

Dalam Pilkada di Maluku, koalisi GERINDRA dan PDIP serta Parpol lainnya adalah hal biasa dan itu terjadi di Pilkada Kota Ambon, Pilkada Kab. Maluku Tengah maupun Kab. Buru. Konteks Pilkada berbeda dengan Pilpres sehingga konstelasi politik, situasi dan kondisi sosial dan politik di daerah juga berbeda," kata Ketua DPD Partai GERINDRA Maluku dalam press realease tersebut.

"Bagi Partai GERINDRA, kepentingan memajukan Maluku dan mensejahterahkan rakyatnya adalah prioritas utama dan kepentingan itu harus dapat mengesampingkan kepentingan sempit lainnya," jelas Hendrik. (PN-07)

Berita terkait

iklan-banner-02
iklan-banner-02