iklan-banner-01
iklan-banner-02

Fahri Hamzah: Minyak tumpah di Balikpapan jadi Efek Buruk Persepsi Luar Negeri

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah.
PAMANAWANews, JAKARTA- Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah berkomentar mengenai masalah kebakaran tumpahan minyak mentah dari Pipa PT Pertamina yang mencemari wilayah pesisir pantai teluk Balikpapan.

Menurut Fahri, seharusnya Pemerintah melakukan manuver secara tegas. Sebab kasus kebocoran minyak mentah itu merusak ekosistem laut dan merusak citra Indonesia.

"Kasus ini udah menjadi berita internasional, jadi harusnya pemerintah segera membuat rilis resmi, karena kalau tidak ini punya efek buruk kepada persepsi luar negeri terhadap keadaan negara kita terutama kebersihan lingkungan," tegas Fahri di Senayan, Jakarta Selatan, Senin, (9/4/2018).
 
Fahri pun mendorong Komisi VII DPR RI yang membidangi soal lingkungan hidup agar memanggil pihak perusahaan terkait, guna melakukan pembahasan dalam penanganan kasus.
 
"Kalau bisa Komisi VII DPR harus mengundang pemerintah untuk menjelaskan secara resmi apakah kasus tumpahan minyak itu udah selesai atau meluas, dan menanggulangi agar hal tersebut tidak terjadi kembali," ucap Fahri.
 
Diketahui, PT Pertamina mengakui tumpahan tumpahan minyak di teluk Balikpapan, Kalimantan timur itu disebabkan patahnya pipa penyalur minyak mentah dari terminal Lawe-lawe wilayah Penajam Paser Utara ke Kilang Balikpapan pada Sabtu, (31/3/2018) sekitar pukul 03.00 WITA.
 
Dari kejadian kebakaran itu, sebanyak lima orang tewas, satu orang mengalami luka bakar, dan 20 orang lainnya selamat dalam insiden tersebut. (PN-01/adp)

Berita terkait