iklan-banner-01
iklan-banner-02

Almudatsir Sangadji Resmi Dilantik Jadi Komisioner KPUD Maluku

PAMANAWANews, AMBON- Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI), Arief Budiman, Senin, (27/11/2017), resmi melantik Almudatsir Sangadji sebagai anggota pengganti antar waktu (PAW) Komisioner KPUD Provinsi Maluku, karena Musa Latua Toekan (Ketua KPU Maluku), meninggal dunia.
Ketua KPU RI, Arief Budiman, Senin, (27/11/2017), di Surabaya Provinsi Jawa Timur, melantik Almudatsir Sangadji, SH, sebagai anggota pengganti antar waktu Komisioner KPU Provinsi Maluku Periode 2014-2019, menggantikan Almarhum Musa Latua Toekan, mantan Ketua KPUD Provinsi Maluku. /Sumber Foto IST
Pelantikan berlangsung di JW Marriot Hotel, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, yang mana turut dihadiri para Komisioner KPU RI, KPUD Provinsi Maluku dan undangan lainnya.

Dalam amanatnya, Ketua KPU RI, Arief Budiman berharap, kepada komisioner yang baru dilantiknya, agar bisa menjalankan tugas dengan penuh bertanggungjawab dan beramanah.

Almudatsir Sangadji dilantik setelah Musa Toekan meninggal dunia. Kursi kosong mendiang Musa Latua Toekan diganti oleh lawyer muda tersebut.

Alumni Universitas Muslim Indonesia itu, kini resmi menjalankan tugas bersama 4 orang Komisioner Maluku masa bakti 2014-2019. Masing-masing Dra. Iriane Sosiawaty Pontoh, M.Si, Syamsul Rifan Kubangun, SH, Hanafi Renwarin dan La Alwi, SH, MH.

Ia menggantikan almarhum Musa Latua Toekan sesuai ketentuan yang ada, dimana posisinya pada urutan keenam saat seleksi KPU Maluku, tahun 2014 lalu.

La Alwi, Komisioner KPU Provinsi Maluku di Kota Ambon, sebelumnya, telah menyampaikan bahwa proses Pergantian Antar Waktu terhadap almarhum Musa Latua Toekan, merupakan kewenangan atau domainnya KPU RI.

La Alwi juga merujuk hasil penjaringan KPU Maluku periode 2014-2019, dengan menjelaskan, dari lima orang yang masuk sepuluh besar kala itu, rangking keenam yang menggantikan almarhum Musa Latua Toekan.

“Kalau bicara normatifnya merujuk hasil penjaringan kemarin (2014-2019), maka rangking keenam dengan ketentuan memenuhi berbagai persyaratan yang dievaluasi oleh KPU RI. Jika merujuk rangking atau aturan yang ada, maka posisi Almudatsir Sangadji di urutan keenam," ungkap La Alwi, kepada awak media, di Kota Ambon, Maluku, belum lama ini.

Untuk tahapan Pilkada serentak 2018 mulai Provinsi Maluku, Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, sementara berproses. "Sehingga KPU Maluku harus bekerja ekstra," kata La Alwi.

Terkait dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT), untuk Pilkada serentak 2018, La Alwi mengakui, telah ditetapkan di kota Ambon pada 10 September 2017 sebanyak 1.228.946 pemilih.

"Rinciannya masing-masing, DPT Kota Ambon sebanyak 237.627 pemilih, Kabupaten Maluku Tengah 311.136 pemilih. Kabupaten Buru 94.688 pemilih. Maluku Tenggara barat (MTB) 72.061 pemilih, Buru Selatan 52.631 pemilih, Seram Bagian Timur (SBT) 95.775 pemilih, Kepulauan Aru 57.354 pemilih, Maluku Barat Daya (MBD) 47.513 pemilih. Kota Tual 43.675 pemilih dan Maluku Tenggara 68.934 pemilih," ulasnya. (PN-13)

Berita terkait

iklan-banner-02
iklan-banner-02