iklan-banner-01
iklan-banner-02

Pilkada 2018, "HEBAT" Lolos Level 1

PAMANAWANews, AMBON - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Maluku, akhirnya menerima berkas dukungan bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku 2018 dari jalur perseorangan atau independen dalam hal ini, Herman Adrian Koedoeboen - Abdullah Vanath atau "HEBAT".
Rapat pleno KPU Maluku terkait dengan penyerahan dokumen dukungan dan penelitian jumlah minimal syarat dukungan bakal pasangan calon perseorangan dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, di kantor KPU Maluku, Kawasan Tantui Kota Ambon, Minggu (24/12/2017). /PamanawaNews.com

Sesuai rapat pleno KPU Maluku, Minggu (24/12/2017), memutuskan Herman Koedoeboen dan Abdullah Vanath,  bakal pasangan calon gubernur - wakil gubernur Maluku tahun 2018 ini, memiliki jumlah dukungan minimal dan sebarannya memenuhi syarat atau lolos level 1. Selanjutnya, HEBAT masih akan mengikuti tahapan verifikasi administrasi dan faktual atau level 2 dan 3.

Syarat dukungan HEBAT diterima, setelah KPU Maluku melakukan penghitungan ulang dukungan minimal dan sebarannya dalam dokumen B1 KWK perseorangan. 

Sesuai hasil penghitungan, jumlah dukungan KTP elektronik pasangan ini sebanyak 145.771, melebihi jumlah yang disyaratkan, yakni 122.894. 

KPU Maluku menuangkan hasil rapat pleno dalam Surat Keputusan (SK) KPU Maluku nomor 527/Kpt/81/Prov/XII/2017 tentang Bakal Pasangan Calon Perseorangan yang memenuhi syarat minimal dukungan dan sebaran untuk dilakukan verifikasi administratif pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Maluku tahun 2018. 

Selain menetapkan jumlah minimal dukungan dan sebaran yang memenuhi syarat, SK ini juga menggugurkan SK KPU  nomor 388/HK.03.1/Kpt/81/Prov/11/2017, tertanggal 28 Novemver 2017, tentang penetapan calon perseorangan yang tidak memenuhi syarat mininmal dukungan dan sebaran untuk dilakukan verifikasi administrasi. 

"Mencabut SK KPU Provinsi Maluku nomor 388 dan menetapkan SK KPU provinisi Maluku tentang jumlah dukungan minmak dan jumlah sebaraan yang memenuhi syarat untuk dilakukan verfikasi administratif dalam Pilgub Maluku 2018 berdasarkan perhitungan sampai tanggal 24 Desember 2017," ucap Almudatsir Sangadji, Anggota KPU Maluku saat membacakan  SK.

Kesempatan yang sama, Ketua  KPU Provinsi Maluku, Syamsul Rifan Kubangun mengatakan, verifikasi administratif mulai dilakukan Selasa (26/12/2017),  sebelum penutupan pendaftaran bakal calon 10 januari 2018, yang meliputi pencocokan syarat dukungan dengan lampiran, penggandaan dukungan dan lainnya. 

"Selain itu, apakah yang memberikan dukungan itu dia sudah memenuhi syarat sebagai pemilih, dan kita akan cocokan dengan daftar pemilih terakhir," jelas Kubangun kepada wartawan usai pembacaan SK. 

Meski dalam keterdesakan waktu, Kubangun memastikan,  verifikasi administratif dan verifikasi faktual, akan berjalan sesuai aturan.

Dia meminta warga yang memberikan KTP elektroniknya kepada pasangan HEBAT agar siap selama verifikasi. 

"Prosesnya masih panjang. Jadi, bahasa kita adalah memenuhi syarat untuk dilakukan verifikasi administrasi dan faktual. Kami akan verfikasi sampai ke faktual, serta kami akan melakukan rekapitulasi dari kecamatan, kabupaten sampai provinsi. Semoga, masyaakat yang memang sudah nyata mendukung bakal pasangan perseorangan ini, harus siap," anjur akubangun singkat.

Abdullah Vanath memberi aspirasi positif  dan bersyukur atas keputusan KPU Maluku tersebut. 

Mantan Bupati Seram Timur (SBT) dua periode ini, juga bersedia bersama tim pemenangan akan menyiapkan penghubung selama proses verifikasi berlangsung.

"Saya ucapkan terima kasih kepada KPU dan Bawaslu Maluju atas keputusan ini. Kami segera berkoordinasi dengan tim untuk menyiapkan penghubung guna verifikasi selanjutnya," singkat Abdullah Vanath. (PN13/PN11)

Berita terkait

iklan-banner-02
iklan-banner-02