iklan-banner-01
iklan-banner-02

Maluku Rawan Konflik di Pilkada Serentak 2018

Sukseskan Pilkada Serentak 2018.
PAMANAWANews, JAKARTA- Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Luthfi Lubihanto mengatakan ada 15 Daerah yang rawan berpotensi konflik dalam Pilkada serentak 2018.

"Untuk Pilgub, provinsi yang masuk daerah rawan adalah Kalimantan Barat, Papua, Sumatera Utara, Jawa Barat, dan Maluku," tutur Luthfi di Jakarta, Jumat, (23/3/2018).

Sementara, Daerah yang rawan dalam pemilihan wali kota yakni, kota Tual Maluku, Tanjung Pinang, Pariaman, Pagar Alam, dan Bogor.
 
"Untuk pemilihan bupati, ada kabupaten Mimika, Paniai, Membramo Tengah, Kerinci dan Jaya Wijaya, itu yang masuk daerah rawan," Pungkas Luthfi.
 
Ia menjelaskan, pemetaan daerah rawan tersebut dilakukan sesuai dengan variabel yang digunakan kepolisian berdasarkan kondisi geografis, potensi konflik pasangan calon, sejarah konflik, karakteristik masyarakat, gangguan keamanan ketertiban masyarakat, hingga profesionalitas pengamanan.
 
Selain itu, lanjut dia, Variabel yang berpotensi ricuh juga berada di profesionalitas penyelenggara pemilu, Konflik kepengurusan dan calon petahana.
 
Kendati demikian, untuk mengatasi konflik pada Pilkada serentak 2018 itu, Polri dalam hal ini lebih mengedepankan langkah pencegahan.
 
"Kita akan mengedepankan strategi pola preventif, daripada pola represif responsif," tegas Lutfhi. (PN-01)

Berita terkait