iklan-banner-01
iklan-banner-02

Peserta STG Utusan Maluku Dilepas Ke Magelang

Pelepasan kontingen STG, Provinsi Maluku ke ajang STG X Tingkat Nasional di Kota Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Selasa, (31/10/17)
PAMANAWANews, AMBON-27 Kontingen Swayamvara Tripitaka Gatha (STG) X, tingkat Nasional di Kota Magelang, Provinsi Jawa Tengah, asal Provinsi Maluku resmi dilepas. Proses pelepasan berlangsung di Aula Kemenag Maluku, dipimpin langsung Kakanwil Kementerian Agama, Fesal Musaad, Selasa, (31/10/17).
Peserta utusan Maluku ini, akan mengikuti kompetisi mulai seni baca Tripitaka (Kitab Suci Umat Buddha) yang berlangsung di Kompleks Brobudur, Kota Magelang, Jawa Tengah pada 1-5 November mendatang.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Maluku, Fesal Musaad, mengatakan, rencananya ajang bergengsi umat Buddha ini dibuka resmi Presiden RI, Joko Widodo.

STG kata Musaad, merupakan bagian dari proses penyegaran semangat kerukunan,toleransi dan kebersamaan antar umat beragama yang lebih baik. Bila seluruh umat beragama yang hidup di negeri seribu pulau ini mempunyai semangat bertoleransi memiliki kepekaan, kemauan dan kemampuan menghargai perbedaan, maka pembangunan di provinsi ini akan mengalami kemajuan dan diharapkan memberikan kontribusi kerukunan yang nantinya akan menjadi icon atau percontohan toleransi beragama di Indonesia. "Mari kita segarkan kembali semangat menjadikan Maluku sebagai Provinsi Labolatorium kerukunan umat beragama, sesuai dengan keinginan Pemerintah Provinsi Maluku yakni mewujudkan Maluku yang aman, rukun, damai, berkualitas, relegius dan sejahtera."tutur Musaad.

Dijelaskan pelaksanaan STG sama halnya dengan pelaksanaan MTQ, Pesparawi, Pesparani dan Utsawa Dharma Githa (UGD) bagi umat Hindu. Tentu momentum STG ini memiliki peran strategis. Sebab, kegiatan itu akan berlangsung di Candi Borobudur, sebuah situs sejara 7 keajaiban peninggalan dunia."Momentum STG di Kota Magelang mengandung unsur toleransi, karena event bergengsi Umat Buddha ini berlangsung di
wilayah masyoritas berpenduduk muslim."ujar Musaad.

Even ini juga menjadi ajang silaturrahmi antara seluruh masyarakat di Indoensia. " Untuk itu nilai-nilai Tripitaka harus ditonjolkan dalam interaksi baik dengan sesama peserta atau masyarakat yang menghadiri even tersebut. Jika ini berhasil ditunjukan oleh para peserta STG Maluku, maka sesungguhnya itu merupakan bentuk juara yang nantinya akan disandang, " ujar Musaad.

Musaad berharap, seluruh peserta STG yang mewakili Maluku dapat mempersiapkan mental untuk tampil berkompetisi selama even ini berlangsung. Sebab, mental turut berpengaruh terhadap penampilan setiap peserta. "Bila tim memiliki mental yang baik maka saya yakin para peserta akan menghadapi tantangan dan perubahan dengan baik," tutur Musaad.

Hadir dalam pelepasan kontingen STG Maluku ini, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, Hi. Jamaludin Bugis, S.Ag, Ketua Walubi Provinsi Maluku, Wilhemus Jauwerissa, Seluruh pimpinan Eselon III Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, Kepala Bagian IK dan Humas Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, Hi. M. Jen Tepinalan S.HI, dan para ASN di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Maluku. (PN-12)

Berita terkait