iklan-banner-01
iklan-banner-02

IAIN Ambon Wisudakan 355 Sarjana

PAMANAWANews, AMBON- Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, Dr. Hasbollah Toisuta mewisudakan 355 sarjana, di Gedung Islamic Center, Waihaong, Kamis (21/12/2017).
Rektor IAIN Ambon Dr. Hasbollah Toisuta mewisudakan 355 sarjana yang berlangsung di Gedung Islamic Center Kota Ambon, Kamis (21/12/2017).

Dari 355 sarjana di berbagai bidang ilmu itu, 17 merupakan magister, dan sisanya sarjana S1, dengan rincian; Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, 95 sarjana, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah 36 orang, serta Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan 207 sarjana. Wisuda IAIN Ambon ini yang kedua digelar di tahun 2017, sebelumnya digelar di tempat yang sama pada bulan Juli lalu.

Rektor IAIN Ambon, Dr. Hasbollah Toisuta, dalam sambutannya menjelaskan, para sarjana dan magister yang diwisudakan ini merupakan bentuk partisipasi aktif dan konstruktif dari IAIN Ambon didalam mencerdaskan generasi bangsa sebagai bentuk tanggungjawab IAIN Ambon terhadap amanah konstitusi.

 "Yakni mencerdaskan kehidupan bangsa, menyiapkan sumber daya manusia yang menjadi agent perubahan, mencetak kaders pemimpin bangsa yang profesional, memiliki kemampuan akademik yang didasari dengan nilai-nilai keislaman, berkemampuan di dalam menghadapi tantangan kehidupan dewasa ini."

Kata Rektor, dalam waktu sepuluh tahun setelah berubah dari STAIN menjadi IAIN, kampus ini terus mengalami perubahan. Baik dari aspek tenaga kependidikan, maupun sarana dan prasarana.

 "Kita bersyukur karena IAIN Ambon terus berbenah mengembangkan potensi yang dimilikinya, membangun kultur akademik kampus yang terfokus pada pengembangan sumber daya manusia yang profesional dan berkarakter. IAIN Ambon semakin dirasakan kehadirannya di tengah-tengah masyarakat, sesuai dengan tekad kita untuk menjadikan IAIN sebagai center of excellence serta gerbong pengembangan pemikiran Islam Moderat di Wilayah Timur Indonesia. Harapan kita, tentunya lebih jauh Iagi tidak semata pada kajian akademik terhadap pemikiran Islam moderat, melainkan juga pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi secara umum." 

Bagi Rektor, menjadikan IAIN Ambon sebagai center of excellence, dalam haI mencetak kader-kader intelektual Islam yang moderat tentunya tidak terlepas dari visi utama Direktorat Jenderal Pendidikan Islam yang menjadi cetak biru Pengembangan Pendidikan Tinggi Islam. Di mana, seluruh pendidikan Tinggi Islam Negeri di bawah Kementerian Agama, diharapakan mampu menjadi pelopor terdepan di dalam pengembangan pemikiran Islam washathiyah, Islam yang moderat. 

"Bila visi besar Kementerian di bidang pendidikan ini dijalankan oleh PTKIN, maka bukan tidak mungkin Islam Indonesai yang moderat justeru menjadi model baru dalam kajian Islam kontemporer di dunia," sebut Rektor. 

Rektor mempertegas sikap intelektual Islam yang moderat yang berkontribusi bagi pembangunan bangsa, seperti yang diangkat pada tema wisuda kita hari ini adalah sangat penting, khususnya ketika kita mencermati berbagai perkembangan sosial yang belakangan terjadi, berupa mengerasnya politik identitas, issu-issu sektarianisme yang kerap digunakan untuk kepentingan pragmatis, yang bila tidak disikapi secara baik justru bisa menghancurkan tatanan kehidupan kemasyarakatan kita. Lebih-Iebih ketika isu-isu identitas tersebut dipakaikan baju agama untuk menjustifikasi suatu tindakan kekerasan. Hari ini, media sosial setiap saat dipenuhi dengan ujaran-ujaran kebenclan, fitnah beradu fitnah, mobilisasl identitas kelompok. Lebih berbahaya Iagi ketika nilaI-nilai agama tereduksi dan turut diseret sebagai faktor yang melegalkan suatu tindakan kebencian, fitnah atau kekerasan.

Untuk peserta wisuda, Rektor menyebutkan, mereka telah siap mengimplementasikan keterampilan dan pengetahuan yang mereka memiliki untuk sebesar-besarnya kemajuan bangsa dan negara. 

"Selanjutnya kepada adik-adikku para wisudawan, saya mengingatkan bahwa bangsa Indonesla telah menunggu karya-karya inovatif saudara, untuk bangkit menjadi bangsa yang besar. Dalam aktivitas saudara di masyarakat jangan, lupa untuk selalu mengedepankan karakter yang berkemampuan dan berkebiasaan memberikan yang terbaik (giving the best) yang dijiwai oleh akhlak dan budi pekerti yang mulia. Tunjukkan pada dunia bahwa alumni IAIN Ambon disamping berilmu, cerdas dan berbudi, juga menjiwai nilai dasar Islam yang terumuskan dalam nilai-nilai dasar IAIN Ambon. Saudara juga harus selalu berusaha menegakkan nilai-nilai kebaikan, kebenaran dan keluhuran dalam kondisi apapun, serta mempunyai keramahan sosial yang membawa kemaslahatan maksimal bagi masyarakat, bangsa dan negara," tutup Rektor. (PN-21)

Berita terkait

iklan-banner-02
iklan-banner-02