iklan-banner-01
iklan-banner-02

AJI Gelar Half Day Basics Workshop di IAIN Ambon

Aliansi Jurnalis Independen./net
PAMANAWANews, AMBON - Jika tak ada aral melintang Alansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Ambon bekerja sama dengan Internews dan Google News Initiative akan menggelar Half Day Basics Workshop degan teman “Hoax Busting and Digital Hygiene” di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, Jumat (11/5/28).

Kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran publik atas pentingnya verifikasi dan fact-checking kepada semua informasi yang diperoleh di Internet serta berbagi praktik terbaik dalam pengamanan diri di dunia digital dan verifikasi informasi. 

Ketua AJI Ambon Abdul Karim Angkotasan menjelaskan, Half Day Basics Workshop yang berlangsung selama sehari di IAIN Ambon berbeda dengan kegiatan yang pernah bejalan dan dilakukan elemen masyarakat lainnya, bahkan mereka yang akan mengisi acara adalah pemateri-pemateri yang sudah mengantongi sertifikat langsung dari pihak Google.

"Halfday basic workshop kali ini diperuntukkan untuk masyarakat umum, pegiat NGO, mahasiswa, akademisi,dll. Para peserta akan diberi pengetahuan untuk bagaimana mendeteksi berita palsu, hoax, atau misinformasi, serta bagaimana pengamanan diri di dunia digital yang sehat dan aman," tulis Abdul Karim Angkotasan dalam rilisnya yang diterima redaksi pamanawanews.com di Ambon, Maluku, Kamis (10/5/2018) malam.

Keuntungan lainnya dari  Half Day Basics Workshop adalah peserta diajak untuk ikut mengumpulkan data fake news maupun hoax untuk dilaporkan ke website Mafindo (https://www.turnbackhoax.id/lapor-hoax/). 

Menurut Angkotasan, tak sedikit warga yang sering terjatuh dalam informasi yang salah. 

Tingkat kepercayaan warga pada keberadaan media arus utama yang turut menjembatani informasi pun semakin dirasakan menurun.  Di lain sisi, hal tersebut tidak diimbangi dengan keberadaan media alternatif yang akurat dan kredibel. 

Jenis berita palsu atau hoaks juga muncul dalam bentuk berita, dengan format editorial, advertorial, atau yang lainnya. Kabar bohong dengan menampilkan informasi yang salah serta gambar yang menyesatkan dikemas dengan baik untuk memutarbalikkan kebenaran.

Parahnya lagi, kata dia, di era semakin derasnya informasi di internet dan semakin banyaknya pengguna media sosial di Indonesia, kejahatan didunia maya pun semakin beragam, salah satunya adalah pembajakan akun pribadi dan pencurian data digital.  

"Dengan berdasarkan latar belakang ini, kami Aliansi Jurnalis Idependen bekerjasama dengan Internews dan Google News Initiative kemudian mengadakan serangkaian halfday basic workshop yang diperuntukkan untuk masyarakat umum, pegiat NGO, mahasiswa, akademisi,dll. Kota Ambon salah kota dari beberapa kota yang dipilih untuk melaksanakan kegiatan kali ini," ujarnya. 

Organising Comitte Tajudin Buono menambahkan, target peserta adalah 50 orang yang terdiri dari masyarakat umum, mahasiswa, blogger, akademisi, pegiat NGO dan jurnalis.

"Kami juga mengundang unsur pemerintah dan juga perwakilan swasta serta TNI-Polri," tukas Tajudin Buaono. (PN-12)

Berita terkait