iklan-banner-01
iklan-banner-02

Temui Kapolda, Latupati Maluku Siap Amankan Pemilu

Para Latupati Maluku sambangi Kapolda Maluku Irjen Pol. Royke Lumowa, Kamis (14/2/2019).
PAMANAWANews, AMBON- Para Latupati bertemu Kepala Polda Maluku Inspektur Jenderal Polisi Royke Lumowa. Mereka mengaku siap mensukseskan dan mengamankan Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden-Wakil Presiden dan Anggota Legislatif (DPR, DPD dan DPRD) tahun 2019.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kapolda, Markas Polda Maluku, Kota Ambon, Kamis (14/2/2019), itu juga sekaligus menyerahkan 5 poin deklarasi damai yang berlangsung di Gong Perdamaian Dunia, pagi tadi. 

"Tadi setelah deklarasi damai, para Latupati melakukan audens dan silaturahmi dengan pak Kapolda. Dalam pertemuan itu, intinya mereka siap membantu polisi mensukseskan dan mengamankan Pilpres dan Pileg tahun 2019," ungkap Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat. 

Roem mengatakan, dalam pertemuan itu Ketua Umum Majelis Latupati Maluku Ibrahim. M. H. Wokas, juga menyerahkan 5 poin deklarasi damai secara langsung kepada Kapolda. 

"Mereka juga berdiskusi dan memberikan masukan-masukan positif dalam rangka menjaga kamtibmas di wilayah Maluku," ujarnya. 

Selain itu, Raja dari Kecamatan Taniwel Timur, Kabupaten Seram Bagian Barat berharap agar Kapolda dapat membangun Markas Polsek Taniwel Timur. Sebab, menurut mereka, personel Polsek Taniwel Timur bertugas tanpa memiliki kantor. 

"Tadi raja dari Taniwel Timur juga mengatakan bahwa personel Polsek Taniwel Timur ada tapi gedung Polseknya belum ada. Dia berharap agar dapat dibangun dalam rangka menjaga keamanan di sana," terangnya. 

Mereka bertekad membantu pihak kepolisian untuk bersama sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya mengamankan pemilu yang aman, damai dan sejuk. 

"Pada kesempatan itu Pak Kapolda menyampaikan banyak terimakasih dan menghargai kunjungan para petuah adat. Kapolda berjanji akan melakukan kunjungan di beberapa wilayah di Maluku," tandasnya. 

Adapun 5 poin deklarasi damai yang diserahkan kepada Kapolda diantaranya Berkomitmen Menjaga Keutuhan NKRI, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, dan Undang-Undang Dasar 1945. Kemudian mendukung suksesnya Pileg dan Pilpres Tahun 2019, tanpa hoax, politisasi SARA, dan politik uang. 

“Ketiga adalah Senantiasa mengorbankan semangat jiwa orang basudara, sebagai wujud kebersamaan di tengah perbedaan, dengan mengedepankan prinsip-prinsip kemanusian dan persatuan yang ber-Bhineka Tunggal Ika. Kemudian mendukung terwujudnya kedaulatan pemilih, melalui pemilu yang jujur, adil dan demokratis. Dan terakhir adalah mengedepankan prinsip, norma serta tatanan adat dan budaya Maluku yang menjunjung tinggi hubungan orang basudara, dengan dijiwai filosofi Siwalima dalam menjaga dan memelihara Maluku yang aman harmonis,” kata Roem. 

Sebelumnya, para raja-raja se-Maluku ini melakukan deklarasi damai yang aman, sejuk dan tanpa hoax. Deklarasi berlangsung di monumen Gong Pedamaian Dunia, Kota Ambon, siang kemarin. (PN9)

Berita terkait