iklan-banner-01
iklan-banner-02

Presiden RI 2019-2024 Sudah Tertulis Di Kitab 'Lauh Mahfudz'

Jazuli Juwaini (kiri) dalam diskusi 4 Pilar MPR, 'Khbinekaan dalam kampanye Pilpres' di Parlemen Senayan, Jumat, (28/9/2018).
PAMANAWANews, JAKARTA- Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera MPR RI, Jazuli Juwaini menyampaikan bahwa Bhinneka Tunggal Ika merupakan satu Gen yang telah tertanam jauh sebelum Indonesia merdeka.

Hal itu dikatakan Jazuli dalam diskusi 4 Pilar MPR 'menjaga Kebhinekaan dalam kampanye Pilpres' di Gedung Nusantara III, Senayan, Jumat, (28/9/2018).

Menurut Jazuli, perbedaan pilihan masyarakat dalam menentukan pasangan Capres-cawapres di Pilpres 2019 merupakan suatu keniscayaan yang sumbernya kebahagiaan.
 
"Bayangkan kalau kita hidup tidak berbeda, semua laki, terus? atau sebaliknya, gawat juga kita," ujarnya sembari menyebut orang bisa merasakan keindahan suatu perbedaan ketika perbedaan itu dirangkai dengan cara yang baik.
 
Jazuli lantas mencontohkan perbedaan dalam kehidupan rumah tangga suami-istri, dimana perbedaan itu akan melahirkan kemesraan setelahnya. "Dan itu yang kita harapkan seperti perbedaan yang muncul mengampanyekan Capres-cawapres yang sesungguhnya hanya ingin mengukur kedalaman Indahnya kebersamaan," paparnya.
 
Untuk itu, Jazuli berharap Pilpres yang akan berlangsung pada April 2019 mendatang berjalan aman dan damai, siapapun terpilih dari calon Presiden nomor 1 atau nomor 2 itu pasti sudah ada di Lauh Mahfudz, kitab yang tulis Allah seluruh catatan kejadian di alam semesta yang manusia tidak bisa intip.
 
"Karena itu saya sebagai salah satu Timses Prabowo-Sandi harus bekerja keras, nomor urut 2 simbol kemenangan," pungkas Jazuli Juwaini. (PN-01/adp)

Berita terkait