iklan-banner-01
iklan-banner-02

Masyarakat Diminta Tidak Saling Fitnah Mesti Beda Pilihan Di Pilpres 2019

Ketua Fraksi PKB MPR RI, Abdul Kadir Karding (kanan) dalam Diskusi 4 pilar 'menjaga kebhinekaan dalam kampanye pilpres' di Parlemen Senayan, Jumat, (28/9/2018).
PAMANAWANews, JAKARTA- Ketua Fraksi PKB MPR RI, Abdul Kadir Karding meminta semua pihak untuk tidak saling fitnah dalam kampanye sosok calon presiden pada Pilpres 2019 mendatang. Sebab, kata dia, saling memitnah dan menyebar kabar Hoax hanya akan merusak keberagaman yang selama ini terjalin dengan baik.

Keberagaman tersebut, menurut Karding, harus dijaga karena hal itu menjadi kekuatan persatuan bangsa.

"Jadi, hindari saling fitnah, mesti kita masing-masing beda pilihan, tapi kebhinekaan selalu dijaga dan dirawat," ujar Karding dalam diskusi 'menjaga kebhinekaan dalam kampanye Pilpres,' di Parlemen Senayan, Jumat, (28/9/2018).
 
Untuk itu, Karding menghimbau kepada masyarakat, agar berkampanye di media sosial (medsos) tidak boleh dengan cara memfitnah, menyebarkan berita bohong, menghujat, bahkan melakukan ujaran kebencian.
 
"Kemudian 'nyinyir' bolak-balik, provokasi sedemikian rupa menurut saya, tujuan bernegara tidak ada di dalam situ," tuturnya.
 
Kendati demikian, beber Karding, tujuan memilih pemimpin periode 2019-2024 adalah sosok yang betul-betul mensejahterakan rakyat.
 
Dia berharap Pilpres 2019 berjalan aman dan damai, jangan sampai tujuan dan hakikatnya membangun persatuan dan menjaga kebhinekaan hilang gara-gara pilihan politik yang diekspresikan berlebihan.
 
"Tidak boleh mengumbar sesuatu yang kontraproduktif terhadap kebhinekaan kita, persatuan kita dan persaudaraan kita sesama bangsa," pungkas Karding. (PN-02/ads)

Berita terkait