iklan-banner-02
iklan-banner-02

Pesta Rakyat Banda, Mengenang 350 Tahun Perjanjian Breda

PAMANAWANews, AMBON – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, tengah menyiapkan sejumlah agenda strategis promosi wisata di puncak acara Pesta Rakyat Banda yang akan digelar 11 November 2017 mendatang. Event yang dimulai sejak tanggal 4 Oktober itu, akan ditutup dengan sejumlah agenda wisata dan sejarah Pulau Banda, antaranya Seminar Internasional tentang Perjanjian Breda.
Ir. H. Saimima, MSi,
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Ir. H. Saimima, MSi, memaparkan sejumlah kesiapan terkait agenda tersebut dalam audiens bersama staf redaksi PamanawaNews.com di ruang kerjanya, Selasa (9/11/2017).

Menurutnya, beberapa agenda strategis kini telah disiapkan Pemprov Maluku bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah. Acara puncak closeing Pesta Rakyat Banda yang menjadi ikon pariwisata Pulau Banda tersebut, akan digelar secara bersamaan. Kegiatan dimaksud meliputi, Seminar Internasional tentang perjanjian Breda, yang berisi peringatan 350 tahun kesepakatan pertukaran Pulau Run di Banda dengan Menhattan, New York, Amerika Serikat, yang dihelat di Istana Mini Banda.

Seminar Internasional Breda ini, awalnya telah dibicarakan Wagub Maluku, Zeth Sahuburua, saat menerima Konsul Ekonomi pada Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di New York, Winanto Ady, saat berkunjung di Ambon, Maret 2017. Pertemuan itu bertujuan untuk membicarakan peringatan 350 tahun pertukaran Pulau Run dan Pulau Manhattan antara Inggris dan Belanda.
Dalam kegiatan tersebut, juga akan dilakukan penandatanganan batu prasasti oleh Gubernur Maluku, Dubes Amerika untuk Indonesia, Joseph R. Donovan Jr dan Tokoh Pulau Run yang diwakili oleh Hamadi B. Husein.

Dikatakan, beberapa kegiatan lokal bernuansa adat,juga akan digelar misalnya, lomba arumbae belang, upacara buka sasi lola, dan upacara tutup sasi lobster. “Beberapa angenda penting ini akan digelar pada acara puncak closeing di Banda. Nantinya akan hadir juga Kedubes RI untuk Belanda, Atase Kebudayaan, Kementerian Pariwisata RI dan dari pihak Deplu akan hadir pak Jouhari Oratmangun,” ungkap Saimima.

Selain beberapa agenda penting tersebut, momentum Pesta Rakyat Banda ini juga akan digelar launching Desa Agrowisata Pala Organik yang dipusatkan di Desa Mangkobala, Pulau Banda. Kegiatan launching ini akan dibuka langsung oleh Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Bambang.

Pesta Rakyat Banda 2017 ini, setidaknya menjadi ajang promosi wisata Pulau Banda, guna memacu geliat sector pariwisata Banda, sekaligus mengangkat gengsi komoditi tanaman pala, sebagai rempah asal Maluku yang telah mendunia. Dengan harapan, image Pulau Banda sebagai pulau wisata dan sejarah akan lebih terangkat dimasa mendatang (PN-17)

Berita terkait

iklan-banner-02
iklan-banner-02