iklan-banner-02
iklan-banner-02

Kongres HMI dan Bergaining Maluku

Salam Hijau Hitam! Pada 14 hingga 19 Februari 2018 Kota Ambon Provinsi Maluku menjadi tuan rumah pelaksanaan Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke-XXX. Sebuah agenda nasional yang tentunya menjadi kebanggaan khususnya buat kader dan alumni keluarga besar (Green Black) dan masyarakat Maluku umumnya.
Samad Sallatalohy

Ada nilai plus jika momentum Kongres HMI tersebut “dimanfaatkan” oleh Maluku untuk bergaining dengan Pemerintah Pusat dalam aspek pembangunan daerah dan masyarakat Maluku.

Sejak organisasi kemahasiswaan tertua di Indonesia ini didirikan di Yogyakarta pada 5 Februari 1947 atau 14 Rabiul Awal 1366 Hijriyah oleh Almarhum Lafran Pane, untuk pertama kali Kota Ambon - Maluku, dipercayakan  menjadi tuan rumah pelaksanaan Kongres HMI ke-30.

Momentum Kongres HMI ke-30 di kota Ambon semoga ada design (rancangan) sebuah konsep yang bisa dituangkan dalam rekomendasi oleh peserta Kongres, substansinya dapat diusulkan kepada Pemerintah RI guna menjawab keterpurukan sosial (problem sosial kemasyarakatan), yang notabenenya sudah sekian lama melilit masyarakat Maluku tersebar di 11 kabupaten dan kota dalam kurun waktu 72 tahun, pasca kemerdekaan NKRI.

Kesenjangan sosial mulai sektor ekonomi, pendidikan dan lain-lain di 11 Kabupaten dan Kota (Kabupaten Maluku Tengah, Buru, Maluku Tenggara Barat, Maluku Tenggara, Kabupaten Seram Bagian Barat, Kabupaten Seram Bagian Timur, Kabupaten Kepulauan Aru, Kabupaten Buru Selatan, Kabupaten Maluku Barat Daya, Kota Ambon dan Kota Tual) sangat memprihatinkan. 

Sudah menjadi konsumsi publik luas hingga nasional atas ketertinggalan Maluku sampai detik ini, tetap bertengger di peringkat ke empat daerah termiskin di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam Kongres HMI ke-XXX di kota Ambon pada 14 – 19 Februari 2018, kiranya bisa menelorkan rekomendasi-rekomendasi khusus untuk menjawab ketertinggalan Provinsi Maluku, substansinya soal pemerataan pembangunan wilayah dan masyarakat Maluku.

Mungkin saja beberapa poin ini sudah pernah dicakapkan oleh publik Maluku. Diketahui bersama, HMI sebagai organisasi kemahasiswaan punya power dalam menentukan arah pembangunan bangsa dan negara. kiranya melalui Kongres ke-XXX di kota Ambon, HMI mau berkontribusi dan berjuang secara khusus buat masyarakat Maluku yaitu memberikan ruang bergaining bagi Maluku dengan Pempus.

Problem pertama, Maluku bergelimpangan sumber daya alam (SDA) mulai laut maupun darat. Namun soal pembagian hasil atas kepemilikan sumber daya alam provinsi berjuluk seribu pulau tersebut, mulai sektor keluatan perikanan maupun pertambangan, belum sesuai harapan. Artinya, ada diskriminasi di mana gap-nya adalah Undang-Undang tentang Dana Bagi Hasil (DBH).

Harapannya, dalam forum Kongres HMI di kota Ambon dapat melahirkan rekomendasi terkait dengan revisi Undang-Undang tentang Dana Bagi Hasil (DBH). Begitu pula Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2005 Tentang Dana Perimbangan (Lembar Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 137), karena dalam implementasinya belum adil, bahkan sangat melemahkan Maluku yang kaya akan SDA-nya.

Kedua, Provinsi Kepulauan dan Lumbung Ikan Nasional dari era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sampai detik ini, belum juga diimplementasikan oleh Pempus, termasuk Tol Laut sebagai penjelmaan atau gagasan (kebijakan) Pemerintahan RI di bawah komando Joko Widodo – H.M Jusuf Kalla. Semoga forum Kongres HMI ke-30 di kota Ambon, ikut memperjuangkan poin-poin tersebut yang notabenenya sudah menjadi kebutuhan dan impian masyarakat Maluku.

Ini adalah bentuk tanggung jawab kemanusiaan HMI selaku organisasi kemahasiswaan yang dalam kiprahnya selalu berjuang untuk kemaslahatan umat, bangsa dan negara. Selamat Milad (Ulang Tahun) HMI ke-71 dan Selamat Ber-Kongres. Yakin Usaha Sampai, Bahagia HMI...!!! (Penulis adalah Pemimpin Redaksi Harian Spektrum dan Mantan Pengurus HMI Cabang Ambon)

Berita terkait

iklan-banner-02
iklan-banner-02