iklan-banner-01
iklan-banner-02

Gowes Sehat dan Panjat Bambu Betung Mempererat Kebersamaan DPR dengan Rakyat

Ketua DPR Bambang Soesatyo memberikan hadiah kepada Peserta lomba.
PAMANAWANews, JAKARTA - DPR RI menggelar lomba 'Gowes sehat', dan lomba panjat bambu betung dalam rangka HUT DPR RI yang ke-73 tahun. Acara ini diadakan di Parlemen Senayan, Jakarta Selatan, Minggu, (2/9/2018).

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan lomba itu dihadirkan untuk mempererat kebersamaan dan ikatan batin antara DPR dengan rakyat. Menurut Bamsoet, Kegiatan itu juga dalam rangka membudayakan olahraga dalam kehidupan masyarakat.

"Jadi, acara ini seperti kata pepatah 'mens sana in corpore sano', didalam tubuh yang kuat, terdapat jiwa yang sehat," ujar Bamsoet usai menyerahkan dua sepeda motor sebagai hadiah utama lomba ‘Gowes Sehat bersama Rakyat’ dan lomba ‘Panjat Bambu Betung’.
 
Kegiatan ini merupakan kali pertama DPR RI melakukan event olahraga bersepeda bersama rakyat. Mengambil rute Gedung DPR menuju Bundaran Hotel Indonesia dan kembali lagi ke Gedung DPR itu diikuti 1.000 peserta dari beragam kalangan masyarakat.
 
Sementara untuk lomba panjat bambu betung diikuti sebanyak 365 perserta yang terbagi menjadi 73 tim, sesuai jumlah bambu betung yang tersedia.
 
"Gowes bukan hanya sepeda, melainkan juga arah bangsa. Dan yang mereka panjat bukan hanya bambu betung melainkan juga cita-cita bangsa," tandasnya.
 
Kata Bamsoet, pemilihan bambu betung sebagai sarana lomba, selain merupakan tanaman khas Indonesia, bambu betung ternyata juga punya banyak nilai filosofi yang bermanfaat. Bambu betung dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal, antara lain bahan bangunan dan kayu struktural untuk konstruksi, saluran air, alat musik, furnitur dan lain sebagainya.
 
"Secara filosofi, bambu seringkali disimbolkan sebagai keteguhan dan ketulusan serta perekat persaudaraan. Ini mengajarkan kita untuk selalu menjaga kebersamaan," imbuh Bamsoet sembari menyebut bagi DPR RI, tiada yang lebih membahagiakan, selain bisa menghadirkan kebersamaan dengan rakyat.
 
Melalui berbagai kegiatan tersebut, dirinya yakin rakyat akan menyadari bahwa sesungguhnya DPR RI tidak searogan yang sering disangka.
 
"Stigma bahwa DPR RI sebagai lembaga yang kaku, otoriter dan negatif lainnya saya yakin akan luruh seiring berjalannya waktu dan peningkatan kinerja yang kami lakukan," demikian Bambang Soesatyo. (PN-01/adp)

Berita terkait