iklan-banner-01
iklan-banner-02

Cari Bibit Pesepakbola Muda, Kompetisi Merebut Piala Kapolda Maluku Dimulai

WEB
PAMANAWAnews, AMBON- Talenta orang Maluku dalam mengolah bola di lapangan hijau tak diragukan lagi. Namun kemahiran pesepakbola asal Maluku yang kini merumput di club-club ternama bahkan diakomodir dalam tim nasional Indonesia, karena individu masing-masing.

Untuk mengakomodir bibit-bibit muda baru yang akan mewakili tim daerah Maluku, PSSI Provinsi Maluku dan Polda Maluku menggelar kompetisi U13 dan U15, memperebutkan Piala Kapolda Maluku.

Ajang olahraga terbesar di dunia ini akan digelar sejak tanggal 25 November 2018, mendatang. Selama 9 hari, sebanyak 16 tim telah terdaftar dan akan adu strategi untuk menjadi juara.

"Kegiatan ini untuk meningkatkan bakat dan minat anak-anak usia muda," ungkap Sekjen Asprov PSSI Maluku, Sofyan Lestaluhu, Jumat (23/11/2018).

Selama sembilan hari, pertandingan sepakbola U13 dan U15 akan berlangsung di lapangan Matahoru, Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

“Kegiatan ini bernama Kompetisi PSSI U13 dan U15 Piala Kapolda Maluku 2018. Pak Kapolda (Inspektur Jenderal Polisi Royke Lumowa) yang akan membukanya (Minggu, 25/11) di Lapangan Matahoru Negeri Tulehu sekitar pukul 14.00 WIT. Kemudian dilanjutkan dengan Kickoff sekitar pukul 15.00 WIT,” kata Sofyan.

Pelaksanaan kompetisi sepakbola tersebut juga untuk sporting pemain guna melahirkan tim dari Daerah Maluku.

Selain itu, penyelenggaran kompetisi ini juga dilakukan untuk menghadapi pertandingan Kapolda Cup U23 yang rencananya berlangsung pada Bulan Januari 2019, mendatang.

“Tujuan kompetisi ini selain sporting pemain untuk tim Daerah Maluku, juga dalam waktu yang akan datang di Bulan Januari dilakukan pertandingan Kapolda Cup untuk usia 23 tahun dalam rangka pra PON Maluku nanti,” jelasnya.

Tim wasit yang akan memimpin jalannya pertandingan, diambil dari Asosiasi PSSI Provinsi Maluku. Pertandingan akan menerapkan sistem setengah kompetisi. Setiap grup akan beradu kuat untuk merebutk posisi pertama dan kedua.

“Setiap grup akan bertarung. Setelah itu langsung masuk ke fase semifinal dan kemudian final pada tanggal 2 Desember 2018 mendatang,” tandasnya.

Sebanyak 16 tim yang terdaftar berasal dari sejumlah daerah di Maluku. Untuk Usia 13 tahun (U13), terdapat delapan tim diantaranya Nusaina FC, Persenal Hurnala, PS Louruhu Tengah-Tengah, PSUS Seith, SSB Halawang Hila, PS Solemata Tial, SSB Pelauw Putra dan SSB Latu Bersatu.

“Sementara untuk U15 terdiri dari delapan tim yakni Nusaina FC, Persenal Hurnala, PS Louruhu Tengah-Tengah, Darsem FC Hitu, SSB Halawang Hila, Hatunuku FC Kaitetu, Nusantara Masohi FC dan SSB Latu Bersatu,” terangnya.

Kabid Humas Polda Maluku AKBP Muhamad Roem Ohoirat, menambahkan, kompetesi yang diselenggarakan tersebut, selain mencari bibit-bibit pesepakbola muda dan handal asal Maluku, juga untuk menciptakan suasana yang sejuk dalam menghadapi Pemilu 2019 mendatang.

"Kegiatan ini juga sebagai coolling system, atau sebagai penyeimbang serta mendinginkan suasana menjelang Pemilu legislatif dan Pemilu Presiden 2019 nanti," ungkapnya. (PN9)

Berita terkait

Berita Populer