iklan-banner-01
iklan-banner-02

Takut Tsunami, Warga Maluku Tengah Mengungsi ke Gunung

Warga Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, hingga Kamis malam, (2/11/2017) masih berada di pegunungan, karena takut terjadi tsunami. /PN
PAMANAWANews, AMBON - Gempa bumi beruntun yang melanda Pulau Ambon, Provinsi Maluku, membuat panik warga setempat.
Sejak Selasa malam, (31/10/2017) hingga Kamis malam, (2/11/2017), kota Ambon dan sekitarnya masih diguncang gempa tektonik.

Efek gempa bumi beruntun tersebut, membuat panik sebagian besar warga yang berdomisili di wilayah Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, memilih mengungsikan diri ke pegunungan karena takut akan terjadi tsunami.

Pantauan pamanawanews.com menerangkan, warga Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah yang mengungsi ke gunung di antaranya, Desa Negeri Lima, Desa Ureng dan Desa Seith.

Hingga Kamis malam, (2/11/2017) mereka masih berada di gunung. Mereka takut dengan gempa bumi yang terjadi beruntun bisa memicu terjadinya tsunami.

"Kami takut dengan gempa yang terjadi terus, jangan sampai air laut naik. Makanya, kami memilih untuk naik ke gunung," ungkap Ny. Fatma warga Negeri Lima kepada pamanawanews.com, Kamis malam, (2/11/2017) dengan wajah panik.

Para warga Desa Negeri Lima, Ureng dan Seith notabenenya perempuan dan anak-anak ini, tinggal di wilayah pesisir pantai.

"Sejak Selasa malam 31 Oktober 2017 gempa terjadi sampai sekarang. Jujur saja kami sangat takut dengan kabar yang beredar akan terjadi tsunami," tutur Ny. Sapia Tala kepada pamanawanews.com.

Rata-rata warga Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah yang mengungsi ke gunung/hutan, membuat tenda darurat dan tidur beralaskan tikar dan terpal seadanya.

Hingga berita ini dilansir pamanawanews.com, Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Ambon mencatat, hingga Kamis malam, (2/11/2017), sudah sebanyak 124 kali gempa bumi susulan yang terjadi di wilayah Ambon, Maluku.

BMKG merekam dan mengnalisa gempa bumi susulan terakhir yaitu pada pukul 20.11 WIT Kamis malam, (2//11/2017), dengan skala kekuatan M 3.0.

Gempa bumi tersebut merupakan susulan yang ke 124 dari total 128 kejadian gempabumi Ambon yang terjadi sejak Selasa malam, 31 Oktober 2017 hingga Kamis 2 November 2017 pukul 22.30 WIT. (PN-13)

Berita terkait