iklan-banner-01
iklan-banner-02

PLN Bantu Korban Banjir Di MBD

Bantuan dari PLN untuk Korban Bencana Banjir di Kabupaten Maluku Barat Daya (MDB).
PAMANAWANews,AMBON- PLN Unit Induk Wilayah Maluku-Maluku Utara (UIW-MMU) menyalurkan sejumlah bantuan kepada korban bencana banjir di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).Bantuan ini diserahkan langsung kepada warga korban banjir di posko pengungsian yang terletak di Gedung Serbaguna Kota Tiakur pada hari Sabtu (11/5/2019)

Adapun bantuan yang diberikan yakni berupa sembako serta berbagai keperluan sehari-hari yang dibutuhkan oleh para korban bencana.

"Melalui bantuan yang kami berikan ini, semoga dapat meringankan beban para korban bencana banjir tersebut guna memenuhi kebutuhan sementara mereka yang saat ini sedang mengungsi. Tentu ini juga sudah menjadi tanggung jawab kami di samping melakukan upaya pemulihan sistem kelistrikan di MBD", ungkap Manager Komunikasi PLN UIW MMU Ramli Malawat.

Sebelumnya pasca bencana melanda kawasan itu PLN terus  melakukan upaya pemulihan kelistrikan di MBD khususnya di Pulau Moa dan Serwaru.

Untuk di Pulau Moa sendiri,  terdapat 51 tiang jaringan listrik yang kondisinya miring, terdiri dari 50 tiang Jaringan Tegangan Menengah (JTM) dan 1 tiang Jaringan Tegangan Rendah (JTR) serta mengakibatkan 150 rumah terdampak padam.

Sedangkan di Serwaru, terdapat gangguan 2 penyulang listrik dikarenakan pohon tumbang yang menimpa JTM sehinggga mengakibatkan 5 gardu distribusi tidak dapat dioperasikan. Adapun untuk informasi terbaru dari kondisi kelistrikan di Serwaru masih akan terus di_update_ dikarenakan sulitnya akses komunikasi dengan tim di lapangan.

"Kami akan terus berupaya untuk segera melakukan pemulihan sistem kelistrikan di daerah-daerah yang terdampak banjir tersebut. Kami memohon doa dan dukungan juga dari masyarakat agar sistem kelistrikan di Kabupaten MBD khususnya di Moa dan Serwaru dapat segera pulih. Selain itu mari kita juga mendoakan para korban bencana banjir ini agar bisa kembali bangkit dan beraktivitas normal seperti sedia kala", kata Ramli.(CIK).

 

Berita terkait