iklan-banner-01
iklan-banner-02

OKP Cipayung Plus se-Maluku Mendukung Kongres HMI ke-30

PAMANAWANews, AMBON - Sejumlah organisasi kepemudaan (OKP) yang tergabung dalam organisasi Cipayung Plus se-Maluku menggelar konferensi pers dalam bentuk pernyataan sikap mendukung penuh pelaksanaan Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke-30 yang akan berlangsung pada 14 - 19 Februari 2018, di Kota Ambon, Provinsi Maluku.
Konferensi pers digelar OKP yang tergabung dalam organisasi Cipayung Plus se-Maluku mendukung penuh pelaksanaan Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke-30, di Sekretariat Badko HMI Maluku-Maluku Utara, Kota Ambon, Sabtu malam, (3/2/2018). /Pamanawa News

Dijadwalkan Kongres akan di buka oleh Presiden RI Jokowi di kampus Universitas Pattimuara Ambon pada 14 Februari 2018.

Pernyataan sikap dukungan mensukseskan Kongres HMI ke-30 di Ambon disampaikan masing-masing oleh Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) yang diwakili oleh Koordinator Wilayah (Korwil) GMKI, Dodi Soselisa, Koordinator Daerah (Korda) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia, Yopi Fernandus, Ketua Umum Badan Koordinasi Maluku-Maluku Utara, Bansa Hadi Sella, Ketua Penitia Nasional (Panasko) Kongres HMI ke-30, Fauzi Marasabessy, Ketua Panitia Lokal Musyawarah Kohati Nasional (Munasko), Novita Ohoiulun, dan Perwakilan Stering Comite (SC) Kongres Pengurus Besar (PB) HMI, Firdaus Djalal.

Pernyataan sikap ini dibacakan langsung oleh Kordinator Wilayah GMKI, Dodi Soselisa , di sekretariat Badko HMI Maluku-Maluku Utara usai menghadiri acara Pelantikan dan Rapat Kerja Pengurus HMI Cabang Ambon periode 2017-2018  di gedung Islamic Center, Waihaong Kota Ambon, Sabtu malam, 3 Februari 2018 .

Berikut empat poin pernyataan sikap OKP Cipayung Plus; Pertama, OKP Cipayung Plus Maluku menyatakan dukungan penuh pelaksanaan Kongres HMI ke-30 di Kota Ambon yang diselenggarakan 14 Februari mendatang.

Kedua, mendorong agara melalui momentum Kongres HMI, dapat mengusulkan dan memutuskan point-point rekomendatif menyangkut dengan kepentingan dan kebutuhan Provinsi Maluku, agar sejajar dengan provinsi lainnya di Indonesia. Hal itu bertujuan agar

anggota atau kader HMI berasama bisa mengawal isu-isu sentral yang berhubungan dengan kepentingan Provinisi Maluku agar bisa disetarakan dalam aspek pembangunan sember daya alam  dan sumber daya manusia di Indonesia.

Maluku dari segi pemerataan pembangunan dapat disejajarkan dengan daerah lain di Indonesia.

Ketiga, sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan Kongres HMI ke-30 di Kota Ambon ini diharapakan seluruh masyarakat di Kota Ambon untuk wajib mendukung acara Kongres sampai selesai. Oleh karena itu kami sangat memberiakan atensi kepada masyarakat agar dapat memberikan pesan dan kesan yang positif bagi seluruh tamu atau peserta dari seluruh kota provinsi dan kabupaten di seantero Indonesia ini.

Ke empat, meminta kepada seluruh stakeholder di Maluku agar dapat membantu apa yang menjadi kebutuhan panitia pelaksanaan Kongres HMI ke-30 di Ambon, guna dapat berjalan sukses.

OKP Cipayung Plus Maluku juga meminta kepada seluruh Pemerintah Daerah Provinsi Maluku, Pemerintah Kota Ambon, DPRD Maluku, DPRD Kota Ambon, TNI, POLRI, serta semua instansi lainnya agar berkontribusi demi menyukseskan Kongres.

Selain empat poin pernyataan sikap OKP Cipayung tersebut, Koordinator Daerah GMNI, Yopi Fernandus, saat mengapresiasi penyelenggaraan Kongres. Apalagi, menurut dia, baru pertama kali Ambon ditetapkan Cabang Ambon ditetapkan dan dipercayakan sebagai tuan rumah. Selain itu, GMNI mendukung penuh pelaksanaan Kongres dan akan membantu sepenuh hati sehingga Kongres HMI ke-30 di Kota Ambon dapat terselenggara dengan baik. 

Dia juga berharap agar melalui Kongres nanti, diharapkan ada poin-poin penting yang dibahas secara internal HMI, dan kemudian keluar sebagai sebauh keputusan agar dapat mengakomodir kepentingan masyarakat Maluku.

Sementara soal kesiapan panitia lokal, Katua Umum Badan Koordinasia HMI Maluku-Maluku Utara, Bansa Hadi Sella yang juga selaku pengarah panitia lokal, mengatakan, telah menyiapkan agenda teknis untuk menyukseskan Kongres di Kota Ambon. Dan kalau mau dikatakan panitia lokal (Panlok) Kongres sudah hampir menjadi tuan rumah yang baik. Untuk soal jadwal nanti, Panlok mengikuti saja apa yang ditetapkan panitia nasional (Panasko) yakni pada 14 Februari mendatang. 

Selama ini, menurut Sella, Panlok telah bekerja begitu efektif. Selain itu, dia mengimbau kepada seluruh peserta Kongres agar tidak takut datang di Ambon, Maluku. Karena kota Ambon akan menjadi kota yang sejuk dan toleran untuk memberi kedamaian bagi peserta seluruhnya. 

Dia juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada semua peserta yang ada di seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia. (PN-15)

Berita terkait

iklan-banner-02
iklan-banner-02