iklan-banner-01
iklan-banner-02

Gempa di Ambon, Renggut Nyawa Seorang Warga

PAMANAWANews, AMBON - Gempa berkekuatan 5,1 SR terjadi pada pukul 18.31 WIB atau 20.31 WIT Selasa, (31/10/2017), menyusul gempa berkekuatan 4,6 SR sekitar pukul 01.50 Wit, Rabu (1/11/2017), merenggut nyawa seorang warga. Korban meninggal dunia akibat terjatuh di rumahnya.
Warga berhamburan di jalan akibat gempa beruntun melanda Pulau Ambon, Maluku, Rabu, (1/11/2017) /PN
Korban yang meninggal dunia diketahui bernama Ema Suitella (60), salah satu warga Lorong Mayang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Provinsi Maluku.

Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Sumber Hidup Kota Ambon, untuk mendapat pertolongan medis. Sayangnya tiba di rumah sakit belum sempat tertangani, Ema Suitella (korban) sudah meninggal dunia.

"Ibu tidak sakit. Saat itu, beliau di rumah dan terjatuh saat gempa terjadi. Mungkin karena jantungan. Kami bawa ke sini (rumah sakit), tetapi waktu mau pasang infus, katanya sudah meninggal dunia," ungkap Ian Hiarie keluarga korban, menceriterakan kronologis singkat.

Sejumlah keluarga korban masih berdatangan untuk melihat jenazah korban. Korban akan dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

Hingga pukul 02.00 WIT dini hari, BMKG mendeteksi gempa tektonik yang melanda Pulau Ambon dan sekitarnya, sudah sekitar 19 kali.

Hingga berita ini dilansir pamanawanews.com, meski gempa bumi di Pulau Ambon dan sekitarnya tidak berpotensi terjadi tsunami, namun tampak sebagian warga masih mengungsi di dataran tinggi karena panik. (PN-19)

Berita terkait

iklan-banner-02
iklan-banner-02