iklan-banner-01
iklan-banner-02

Di Ambon, Anang Hermansyah Kesal Film 'Dilan 1990' dibajak

PAMANAWANews, AMBON- Sukses film Dilan 1990 rupanya dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dengan melakukan pembajakan terhadap film yang ditonton jutaan orang itu.
Anang Hermansyah bersama Walikota Ambon.

"Pembajakan tersebut merupakan bentuk pelecehan terhadap hukum," kesal Anang disela-sela Kongres Musik Indonesia di Ambon, Rabu (7/3/2018).

Padahal disisi lain, Badan Ekonomi Kreatif dan Kepolisian telah membentuk Satuan Tugas Penanganan Pembajakan Produk Ekonomi Kreatif.
 
Dia bahkan mengatakan, Bekraf bekerjasama dengan Polri membentuk Satgas Pembajakan pada tahun 2005 lalu, namun kenyataannya masih saja terjadi praktik pembajakan di lapangan.
 
"Efektivitas satgas ini memang cukup lemah, Karena pertama satgas ini memang sifatnya tidak eksekutorial, hanya menerima aduan saja. Kedua, ujung dari Satgas ini terletak pada aparat kepolisian. Intinya, penegakkan hukum sangat lemah," Beber Suami Ashanty itu.
 
Anggota Komisi X DPR RI ini Menjelaskan, kegairahan sektor ekonomi kreatif mestinya juga diikuti dengan semangat proteksi terhadap sektor yang ada.
 
Ia lalu menuturkan kontribusi ekonomi kreatif melalui pendapatan domestik bruto (PDB) dari tahun ke tahun mengalami tren peningkatan seperti tahun 2016 sebesar Rp922,58 triliun. 
 
"Kinerja ekraf menunjukkan sinyal yang sangat positif, ini mestinya dibarengi dengan proteksi dari negara salah satu bentuknya melalui penegakan hukum. Pembajak harus disikat, kalau tidak kita hanya putar-putar di masalah ini saja," Tegasnya. (PN-01)

Berita terkait

iklan-banner-02
iklan-banner-02