iklan-banner-01
iklan-banner-02

KN Salawaku Diduga Selundupkan 35 Unit Motor Bodong

PAMANAWANews, AMBON- Sedikitnya 35 unit sepeda motor yang diduga bodong, berhasil diamankan Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso (Polsek KPYS), di atas Kapal KN Salawaku milik KPLP Kota Tual, Rabu (10/10/2017).
Diduga Selundupkan 35 unit sepeda motor, KN. Salawaku milik KPLP di amankan di Pelabuhan Rakyat, Pantai Losari, Kecamatan Sirimau Kota Ambon. (Pamanawanews.com)
Puluhan kendaraan roda dua ilegal itu diamankan saat KN Salawaku bersandar di dermaga Pelabuhan Rakyat, Pantai Losari Kecamatan Sirimau Kota Ambon, sekira pukul 01.00 WIT.
Sumber Pamanawanews.com di Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menyebutkan, puluhan tunggangan itu berasal dari Jakarta. Motor motor itu hendak di selundupkan ke Kota Tual.
Kasus dugaan penyelundupan ini terkuak ke permukaan, setelah aparat kepolisian mendapat informasi dari informan.
Usut punya usut, ternyata benar informasi keberadaan puluhan motor yang diduga hasil curian dari Pulau Jawa.
“Saat di kroscek di pelabuhan Enrique (Pelabuhan Rakyat), ternyata benar,” kata Sumber yang merupakan anggota polisi ini.
Hasil pemeriksaan sementara, Haris, ABK KN Salawaku mengaku jika puluhan motor itu adalah kendaraan bekas milik pegawai KPLP Kota Tual. Puluhan motor beragam merek ini dibeli dari Jakarta.
“Katanya motor itu dibeli dengan uang sendiri dari Jakarta dan memiliki kelengkapan surat yang lengkap,” tambah Sumber yang enggan identitasnya di sebutkan.
Dipilihnya KN Salawaku untuk mengangkut puluhan motor itu agar menghemat biaya transportasi, dibanding menggunakan jasa pengiriman.
“Mending dimuat ke kapal KN Salawaku yang kebetulan akan kembali ke Kota Tual dari pada menggunakan jasa pengiriman dan mengeluarkan biaya lagi,” kutip Sumber dari pengakuan Haris.
Dikatakan, KN Salawaku hendak menuju Kota Tual setelah naik dok di Jakarta. Ditengah perjalanan atau tepat di perairan Ambon, tiba tiba mesin kapal milik KPLP Kota Tual itu mengalami gangguan.
“Menurut Haris mesin sebelah kapal rusak di perairan Ambon. Akhirnya kapal sandar di pelabuhan Enrique untuk diperbaiki,” ujarnya.
Kapal berlabuh Senin (9/10/2017) sekira pukul 19.00 WIT. Informasi keberadaan motor ilegal itu di terima polisi sekira pukul 21.00 WIT.
“Malam itu juga (Senin) ada aparat tiba dengan maksud memeriksa kelengkapan surat kendaraan. Dan  pukul 01.30 WIT anggota dari polsek KP3 (KPYS) tiba rencana pagi ini sejumlah kendaraan itu akan  dilakukan pemeriksaan fisik apakah benar nomor rangka motor sesuai dengan yang tercantum atau tidak,” ungkapnya.
Pantauan Pamanawanews.com di Pelabuhan Rakyat sekira pukul 12.30 WIT, nampak puluhan motor ilegal itu di bawa menggunakan truk DE 9000 AU berwarna merah menuju Polsek KPYS.
Puluhan motor itu terlihat menggunakan kode pelat nomor polisi B, F dan AA. Kuat dugaan, puluhan motor ini hasil curian.
Kepala Polsek KPYS AKP. Roni Ferdi Manawan mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara diduga terdapat motor ilegal.
Dia mengatakan, mestinya proses pengiriman harus melalui jasa pengiriman atau jasa yang dilegalkan. “Kalau ini kan secara teknik ada pelanggaran,” kata Roni kepada wartawan.
Roni mengungkapkan, dari puluhan kendaraan itu, sebagian memiliki SIM dan BPKB. Tapi pihaknya akan mencocokan nomor mesin dan rangka kendaraan untuk mengetahui kesamaan. “Sementara masih terus kita kembangkan,” tandasnya. (PN-09)

Berita terkait

iklan-banner-02
iklan-banner-02