iklan-banner-01
iklan-banner-02

Serap Aspirasi Masyarakat Kapolda Bakumpul Bacarita Kamtibmas

PAMANAWANews, AMBON— Ketahanan dan stabilitas keamanan bukan tugas Polisi semata. Tapi, menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) butuh kerjasama semua pihak termasuk masyarakat.
Kapolda Maluku Irjen Pol. Andap Budhi Revianto.

Mengusung tema “Bakumpul Bacarita Kamtibmas”, Kapolda Maluku Irjen Pol. Andap Budhi Revianto bertatap muka dengan seluruh elemen masyarakat di Kota Ambon, Provinsi Maluku yang berlangsung di Aula Rupatama Markas Polda Maluku, Rabu (11/4/2018).

Dalam dialog atau bacarita Kamtibmas itu, berbagai usulan di sampaikan masyarakat baik tokoh Agama, Pemuda, Lurah, dan Kepala Desa ke pihak kepolisian. 

Selain membangun sinergitas, kegiatan yang dikemas dengan acara coffee morning itu juga untuk mengetahui apa yang menjadi persoalan di tengah masyarakat yang perlu disikapi.

Beragam usulan yang marak terjadi dan dihadapi serta meresahkan warga yakni balapan liar, minuman keras (Miras), penjambretan, dan judi toto gelap (Togel). Bukan saja itu, terungkap ada Polisi yang suka mengkonsumsi miras bersama masyarakat, serta sejumlah usulan lain yang di anggap dapat mengganggu stabilitas keamanan di tengah masyarakat.

Menanggapi usulan masyarakat tersebut, Kapolda Maluku langsung menginstruksikan secara terbuka, kepada seluruh pimpinan satuan kerja dilingkup Polda Maluku agar secepatnya menyikapi berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat.

“Dialog ini bertujuan, untuk mengetahui jelas apa sih harapan masyarakat kepada kepolisian. Disamping memang silaturahmi. Masukan-masukan disampaikan kita tindaklanjuti. Jelasnya, ini akan kita lakukan secara berkala dengan stakeholder lain. Intinya, untuk menjaga stabilitas keamanan yang tetap kondusif, dengan membangun sinergitas lapisan masyarakat,” kata Kapolda.

Sementara Kakanwil Agama Provinsi Maluku Fesal Musaad, meminta masyarakat untuk menjadikan konflik yang pernah melanda sebagai pelajaran berharga. 

Masyarakat diharapkan tetap menjaga kondisi yang sudah kondusif saat ini. Dan paling penting, tidak terprofokasi dengan isu-isu sesat yang dapat memecah belah umat.

“Agama manapun tidak mengajarkan untuk perkelahian dan kekacauan, bantu kepolisian untuk sama-sama menjaga keamanan yang sudah kondusif ini. Mari kita jaga, dan menjadikan Maluku sebagai laboratorium umat beragama,” kata Musaad. (PN-09)

Berita terkait

iklan-banner-02
iklan-banner-02