iklan-banner-01
iklan-banner-02

Mayat Janin Hasil Aborsi di Tempat Pembuangan Sampah

Warga temukan mayat janin di tempat pembuangan sampah, Dusun Toisapu Negeri Passo Kecamatan Baguala Kota Ambon, Sabtu (28/10/2017).
PAMANAWANews, AMBON- Sesosok mayat janin bayi ditemukan di tempat pembuangan sampah yang berada di Dusun Toisapu Negeri Passo Kecamatan Baguala Kota Ambon, Sabtu (28/10/2017).
Janin tak bernyawa yang belum sempurna itu diduga hasil aborsi. Ia terbungkus baju bermotif kemeja berwarna variasi biru dan putih. Kemeja itu juga terbungkus baju kerak berwarna biru. Mayat itu pertama kali ditemukan Outniel Lapiuka, pemulung sampah.

Sumber Pamanawanews.com di Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease mengatakan, peristiwa itu pertama kali diketahui, saat Pria 64 tahun itu melihat mayat janin, saat truk kebersihan berplat polisi DE 8206 AM membuang sampah sekitar pukul 09.30 WIT.

Awalnya, warga Dusun Amaory Negeri Passo ini mengira mayat itu merupakan boneka. Saat mendekat bersama sejumlah pemulung lainnya, mereka sontak terkejut. Ternyata boneka yang dicurigai pertama kali adalah mayat bayi manusia.

Diduga, mayat ini berasal dari kawasan Negeri Passo. Sebab, sebelum membuang sampah, truk yang dikemudikan Alfredo Angwarmase, ini mengangkut sampah milik warga di seputaran Negeri Passo.

“Menurut sopir truk, pada pukul 07.30 WIT, saksi melaksanakan tugas pengangkutan sampah pada daerah seputaran Passo,” kata Sumber yang merupakan anggota polisi ini.

Pengangkutan sampah berawal dari Halte Passo dan mengelilingi sejumlah tempat sampah di daerah Passo. Setelah mengangkut sampah pada wilayah kerjanya, pria 44 tahun ini menuju lokasi pembuangan akhir.

“Pada pukul 08.30 WIT, saksi memasuki lokasi tempat pembuangan sampah. Saat mobil truk mengangkat Bak, Outneil dan beberapa orang pemulung melihat suatu benda yang mirip Boneka. Setelah dekat baru mengetahuinya,” tambah Sumber yang enggan menggunakan namanya.
Mendapati mayat itu, warga sekitar lalu melaporkan peristiwa itu ke Polisi.

“Saat ini mayat itu sudah berada di rumah sakit Bhayangkara untuk di otopsi. Sementara orang tua bayi masih dalam penyelidikan,” pungkasnya. (PN-07)

Berita terkait