iklan-banner-01
iklan-banner-02

Kapolda Pantau Lokasi Banjir di Ahuru

Kapolda kunjungi warga Ahuru, korban banjir.
PAMANAWANews, AMBON- Kapolda Maluku Irjen Pol Andap Budhi Revianto memantau langsung kondisi terkini paska terjadinya banjir di Kawasan Ahuru Kecamatan Sirimau Kota Ambon, Provinsi Maluku, Jumat (29/6/2018), malam.

Didampingi Wakapolda Maluku Brigjen Pol DR. Akhmad Wiyagus dan sejumlah pejabat utama, Jenderal Bintang 2 ini datang untuk melihat langsung kondisi warga, serta anak buahnya yang melakukan tugas kemanusiaan.

"Pak Kapolda juga memantau Posko Banjir yang didirikan Polda Maluku untuk kesiapan dan antisipasi sekaligus membantu masyarakat Ahuru yang terdampak banjir," ungkap Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat.

Ahuru, kata Ohoirat, merupakan kawasan terparah yang dilanda banjir sejak pagi kemarin. Banjir terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur Kota Ambon sejak 3 hari lalu.

"Perlu diinfokan bahwa pada Jumat siang, perumahan warga di Ahuru sempat terendam banjir setinggi 1,5 meter," kata Ohoirat.

Selain menyapa dan berkomunikasi dengan korban banjir, orang nomor 1 di Polda Maluku ini, juga memberikan semangat kepada personelnya yang sedang melakukan tugas untuk membantu masyarakat setempat.

"Kunjungan Kapolda, Wakapolda dan PJU Polda Maluku sebagai bagian dari kebersamaan dengan anggota. Dan untuk memberikan memotivasi, semangat, serta menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas respon cepat dalam membantu masyarakat," jelasnya.

Saat mengunjungi posko yang dibangun anak buahnya untuk bersiaga memantau banjir serta membantu warga, Ia berpesan untuk tetap semangat dalam menjalankan tugas.

"Kapolda juga memberikan bingkisan berupa makanan dan minuman kepada anggota yang siaga di Posko dan berpesan agar tetap semangat, karena tugas yang dijalankan selain bentuk pengabdian kepada masyarat, juga merupakan ibadah kepada Allah SWT," ujar Ohirat.

Dalam kunjungannya itu, mantan Kapolda Sulawesi Tenggara ini juga menyampaikan pesan Kamtibmas kepada masyarakat. 

"Seperti memadamkan listrik saat terjadinya banjir agar tidak berdampak pada hal hal yang tidak diinginkan bersama," tandasnya. (PN-09)

Berita terkait