iklan-banner-01
iklan-banner-02

Ditabrak Sabuk Nusantara Kapal Milik Kodam Pattimura Hancur

Tabrakan antara KM Sabuk Nusantara 33 dan KMC Tomplez milik Kodam XVI Pattimura, Jumat (13/10/2017), sekira pukul 14.30 WIT. (Sumber Foto: IST)
PAMANAWANews, AMBON- Kapal KMC Tomplez milik Kodam XVI Pattimura yang berlabuh di dermaga Pelabuhan Slamet Riyadi, di tabrak KM Sabuk Nusantara 33, Jumat (13/10/2017), sekira pukul 14.30 WIT.
Meski kecelakaan laut di Perairan Teluk Ambon, ini tidak menimbulkan korban, namun tabrakan itu menyebabkan kapal milik Kompi Air Bekangdam Patttimura mengalami kerusakan parah di bagian depan.

Sumber Pamanawanews.com di Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease mengatakan, peristiwa itu berawal ketika kapal milik PT. Pelni yang di nahkodai Deri, warga Desa Batumerah Kecamatan Sirimau Ambon, berada kurang lebih 100 meter dari dermaga 3 Pelabuhan Slamet Riyadi.

Kapal saat itu hendak menuju Pelabuhan Yos Sudarso Ambon untuk mengisi bahan bakar dan air tawar. Saat mesin di hidupkan, ABK kemudian melakukan Hibob Jangkar (Jangkar ditarik naik ke atas kapal).

Kapal saat itu diketahui sedang mengalami kerusakan pada Handel Elektrik (penggerak maju mundur kapal dengan sistim otomatis) yang tidak singkron dengan panel di bagian mesin. 

Kerusakan itu membuat Deri, Kapten kapal melakukan olah gerak secara manual yang dikendalikan Agustira, Kepala Kamar Mesin (KKM), sesuai perintah Kapten melalui alat komunikasi Handy Talky (HT).

Kala itu sang Kapten memerintahkan KKM untuk bergerak mundur dengan kecepatan kurang maksimal. Saat mundur, kapal menggunakan mesin sebelah. Tak lama berselang, Kapten kembali meminta KKM mematikan mesin.

Meski begitu, kapal terus bergerak mundur. Selang 5 menit, Kapten kembali memerintahkan KKM menghidupkan kedua mesin dan bergerak maju. Ironisnya, bukannya maju, kapal naas itu tetap bergerak mundur. Bahkan, mundurnya kapal dengan kecepatan penuh.

Melihat kapal tetap bergerak mundur, Kapten kembali meminta KKM mematikan kedua mesin kapal. Tapi naas, kapal terus bergerak mundur hingga menabrak KMC Tomplez milik TNI AD, yang sedang berlabuh di Slamet Riyadi.

Ternyata, perintah Kapten melalui HT, untuk memajukan kapal tidak terdengar jelas oleh KKM akibat kerasnya suara mesin. Ketika detik detik tabrakan terjadi, KKM baru mendengar jelas perintah Kapten untuk memajukan kapal melaui HT yang di pegang anak buahnya yang berada di depan pintu Kamar Mesin.

“Jadi saat mendengar perintah (memajukan kapal), KKM yang hendak membuat kapal bergerak maju tapi sudah duluan terjadi tabrakan,” kata Sumber yang meminta identitasnya di rahasiakan.

Kepala Penerangan Kodam XVI Pattimura, Letkol ARM Saristan Sialoho mengatakan, kecelakaan itu sudah di bicarakan secara kekeluargaan dengan pihak kapal.

“Sudah selesai. Sudah dibicarakan secara baik baik,” katanya. (PN-09)

Berita terkait