iklan-banner-01
iklan-banner-02

Diduga Pakai Plat Palsu, Polisi Diminta Periksa Habib Bahar Bin Smith

Screenshot Foto.
PAMANAWANews, JAKARTA- Kepolisian diminta menindaklanjuti informasi dugaan penggunaan plat nomor palsu oleh kendaraan yang disinyalir milik pimpinan Majelis Pembela Rasulullah Habib Bahar bin Smith. Penegak hukum diminta tak tebang pilih apabila benar pemalsuan dilakukan ulama muda tersebut.

"Bahar bin Ali bin Smith yang juga menjadi figur publik atau salah satu pemuka agama yang sangat terkenal, diduga menggunakan plat nomor palsu (sudah viral di medsos/media sosial) harus diperiksa untuk dimintai keterangan terkait kabar yang sudah beredar," kata Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Mpu Tantular, Sudirman M, dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Senin (29/10/2018).

Kepolisian diminta tak ragu untuk memeriksa Bahar, apabila ditemukan pelanggaran hukum. Jika dibiarkan, beber Sudirman, hal ini justru menimbulkan preseden buruk baik untuk aparat, maupun dampak negatif terhadap nama baik Bahar.
 
"Aparat penegak hukum dalam hal ini Polri harus melihat dari sisi pelanggarannya bukan melihat dari segi jabatan atau siapa seseorang yang melanggar, dengan memberikan keterangan/pers yang konkrit ke masyarakat agar tidak ada kesalahpahaman dan tidak mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang akan menggoreng tindakan kepolisian nantinya," tutur dia.
 
Polisi, ungkap Sudirman, memiliki dasar hukum yang jelas untuk menindaklanjuti dugaan pemalsuan ini. Pertama mengacu Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu-lintas lintas dan Angkutan Jalan. Kemudian Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan dan  Penindakan Pelanggaran Lalu-lintas dan Angkutan Jalan, serta Peraturan Kapolri No. 5 Tahun 2012 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor.
 
"Ketiga regulasi tersebut menjadi acuan bagi aparat kepolisian dalam hal menindak siapapun yang melakukan pelanggaran di wilayah NKRI. Jadi saya rasa jika Polri melakukan tugasnya sesuai SOP dan undang-undang yang berlaku, masyarakat umum dan mahasiswa khususnya pasti mendukung kinerja kepolisian," tandas Sudirman.
 
Diketahui sebelumnya, beredar di media sosial foto yang menunjukkan sebuah kendaraan yang disebut menggunakan plat nomor bodong atau tak sesuai aturan. Menariknya, mobil putih bermerek Maserati ini disebut milik pimpinan Majelis Pembela Rasulullah Habib Bahar bin Smith.
 
Foto mobil bernomor polisi B 4 HAR ini salah satunya diunggah akun Instagram bambang.alexander. Gambar hasil pengecekan, B 4 HAR merupakan mobil jenis Toyota Alphard dengan nama pemilik Otrialika Bahar. (PN-01/adp)

Berita terkait