iklan-banner-01
iklan-banner-02

"22 Menit" Polri Berantas Teroris

Kapolda Maluku Irjen Polisi Andap Budhi Revianto bersama warga di sela nobar film 22 Menit di Bioskop XXI Ambon City Center.
PAMANAWANews, AMBON- Kepolisian Daerah (Polda) Maluku menggelar nonton bareng (nobar) film berjudul "22 Menit" yang tayang perdana di Bioskop XXI Ambon City Center, Kota Ambon, Kamis (19/7/2018).

Nobar film laga yang menceritakan upaya Polri dalam memberantas teroris di Indonesia ini juga di hadiri Forkopimda Maluku seperti Pangdam XVI/Pattimura, Kajati Maluku, Ketua DPRD Maluku, tokoh agama dan masyarakat Maluku.

Gubernur Maluku Said Assagaff dalam video berdurasi 1,25 menit mengajak seluruh elemen masyarakat agar dapat bersama TNI/Polri memberantas teroris khususnya di Provinsi Maluku.

Senada, Pangdam Pattimura Mayjen TNI Suko Pranoto dalam video pendek 1,31 menit mengatakan, film 22 menit ini mengingatkan kita akan bahaya terorisme. Bahkan memberikan kepada seluruh Polri dan TNI  bahwa setiap saat, ancaman bisa terjadi di wilayah kita. Sukses untuk Polda Maluku.

Hadir dalam Nobar tersebut, Kapolda Maluku Irjen Pol. Andap Budhi Revianto, Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Akhmad Wayagus, para pejabat utama Polda Maluku beserta Forkopimda Maluku, tokoh agama, masyarakat, maupun tokoh pemuda Maluku.

"Penayangan film "22 menit" perdana di putar di Bioskop XXI Ambon City Center pada pukul 14.30 WIT. Dan akan di tayangkan beberapa hari kedepan," ungkap Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Muhamad Roem Ohoirat.

Menurutnya, film drama action ini terinspirasi dari kisah nyata aksi teror yang pernah terjadi di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, pada 14 Januari 2016 lalu.

"Film ini di sponsori oleh Polri khususnya Polda Maluku untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat tentang bahaya terorisme," jelasnya.

Selain itu, film ini juga sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan penanggulangan terhadap terorisme di Indonesia terutama di Maluku.

"Agar pesan tersebut dapat tersampaikan secara lebih luas, Polda Maluku menyelenggarakan acara nonton bareng bersama keluarga, jajaran Pemda, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, pelajar, mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat. Polda Maluku juga mengajak seluruh masyarakat maluku untuk menonton film ini karena selain terdapat unsur hiburan, juga sarat dengan pesan pesan moral dan Kemanusiaan," jelasnya.

Dikatakan, film yang di tayangkan perdana hari ini mendapat perhatian dari masyarakat Maluku.

"Karena dari penayangan perdana pada hari ini dimana berhasil menyedot penonton sebanyak 2.657 orang," tandas Ohoirat. (PN-09)

Berita terkait