iklan-banner-01
iklan-banner-02

13 Ruko di Pasar Saparua Terbakar

Kebakaran Hebat di Pasar Saparua / Sumber Foto: IST
PAMANAWANews, AMBON- Kebakaran hebat yang melanda kawasan Pasar Saparua Kecamatan Saparua Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (25/11/2017), malam, sedikitnya menghanguskan 13 Rumah Toko (Ruko).
Dugaan sementara, kebakaran yang terjadi tepat didepan Polsek Saparua, Jalan Kapitan Pattimura, itu akibat hubungan arus pendek atau korsleting listrik dari Ruko jualan pakaian milik Ibu Eda Laisina.

Berawal sekitar pukul 19.30 WIT, Lin Tjoma, sementara duduk sebagai Kasir di Swalayan Mega Top's. Wanita 24 tahun ini tiba-tiba melihat asap dan cahaya api dari ruko yang terletak disamping Toko Besi Saparua.

Melihat hal itu, Lin menyampaikan kepada warga sekitar sedang terjadi kebakaran. Mendengar perkataan, warga berhamburan untuk memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Warga sempat khawatir karena jaringan listrik di sekitar TKP belum dipadamkan PLN. Mereka takut tersengat listrik.

Selang 10 menit berlalu, lampu baru dipadamkan PLN. Warga kemudian berusaha menjinakan api. Satu unit truk air milik warga Haria datang untuk membantu memadamkan api. Sebab, mobil pemadam kebakaran tak satupun di Saparua.

Api diduga cepat merembet membakar belasan ruko milik pengusaha, karena bangunan ruko terbuat dari bahan mudah terbakar. Ditambah lagi belasan ruko itu terbuat dari bahan mudah terbakar.

Kobaran api baru dipastikan padam sekira pukul 21.15 WIT. Tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam musibah ini. Tapi tercatat sebanyak 13 Ruko milik warga ludes terbakar. Berikut data pemilik Ruko yang terbakar.

Diantaranya ; Toko pakaian milik Ely Laisina habis terbakar, Toko pakaian Eda Laisina habis terbakar, Toko pakaian milik Bpk. Sammy Syaranamual habis terbakar, Toko pakaian dan barang-barang sembako milik Corry habis terbakar, Toko jahit milik Berty Mataheru habis terbakar, Toko kaset milik Sammy Paunno habis terbakar, Toko sembako milik Ibu Helenna Riupassa habis terbakar, Toko sembako milik Dominggus Pattileamonia habis terbakar, Toko pakaian dan separu milik Ibu An Sapulette habis terbakar, Toko barang pecah belah milik Ibu Emy Paunno habis terbakar, Toko pakaian milik Ibu Jacoba Sapteno habis terbakar, Warung makan milik Ibu Masela Pattiasina/Kweeniawan habis terbakar, dan Toko sembako dan barang pecah belah milik Elisabeth Souissa habis terbakar.

“Penyebab kebakaran diduga karena terjadinya hubungan pendek arus listrik (kosleting) di Ruko milik Ibu Eda Laisina,” kata Sumber Kepolisian yang enggan mencatumkan identitasnya kepada Pamanawanews.com, Sabtu (25/11/2017).

Kerugian yang ditaksir dari kebakaran hebat itu diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. “Karena informasi dari pemilik Ruko bahwa sebgian besar barang-barang dagangan (pakaian, sembako dan barang pecah belah) baru dibeli dan masih terbungkus di dalam karung yang rencananya akan dijual menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru,” tandasnya.

Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan resmi dari Polsek Saparua maupun Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease. (PN-07)

Berita terkait