iklan-banner-01
iklan-banner-02

1.300 Personil Polda Maluku Amankan Pesparani & Tour the Ambon Manise

Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa (Kiri) didampingi Kabid Humas Kombes Pol Muhammad Roem Ohoirat (Kanan) di kantor Gubernur Maluku.
PAMANAWAnews, AMBON- Sebanyak 1.300 personil Polda Maluku dikerahkan untuk mengamankan dua kegiatan nasional di Kota Ambon. Diantaranya Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) ke satu dan Tour the Ambon Manise. Dua iven itu akan berlangsung pada Bulan Oktober-November 2018.

Kepala Polda Maluku Inspektur Jenderal Polisi Royke Lumowa, mengaku, pengamanan akan dibackup oleh TNI dan instansi terkait lainnya. Tim gabungan akan all out mengamankan jalannya dua kegiatan tersebut.

"Kami kerahkan 1.300 personil. Dan akan dibantu oleh rekan-rekan dari TNI," ungkap Lumowa dalam jumpa pers yang berlangsung di Kantor Gubernur Maluku, Senin (15/10).

Dua kegiatan itu diharapkan dapat berjalan aman dan lancar hingga selesai. Olehnya itu, semua gangguan atau ancaman Kamtimbas sekecil apapun harus dicegah dan dihilangkan.

"Seperti ancaman terorisme, kejahatan-kejahatan konfensional, serta kemacetan lalu lintas akan di tangani oleh personil pengamanan dari Polda Maluku," terangnya.

Kegiatan yang akan dilaksanakan pertama kali adalah Pesparani beberapa hari mendatang. Menyusul Tour the Ambon Manise pada 16-18 November mendatang.

Tour the Ambon Manise merupakan kegiatan balap sepeda, seperti halnya Tour the Moluccas yang sukses dilaksanakan di Kota Ambon pada 2017 lalu. Kegiatan ini merupakan bagian dari cooling system Polri dalam menghadapi suksesi Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 nanti.

"Balap sepeda Tour the Ambon Manise dilakukan sebagai penyeimbang yang dilakukan oleh Polda Maluku, sebagaimana instruksi Kapolri dalam menghadapi Pemilu tahun 2019. Dimana seluruh jajaran Polda di Indonesia harus melakukan hal hal diantaranya, Cooling System, rapat-rapat sinergis, deklarasi damai dari semua lini, baik dari tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota sampai ke tingkat Kecamatan," jelasnya.

Cooling system bertujuan untuk menurunkan suhu politik dalam setiap perhelatan pesta demokrasi. Ini dilakukan untuk meminimalisir perselisihan dalam perbedaan politik agar tidak merembet menjadi konflik.

"Olehnya itu Polda Maluku diharapkan mampu menciptakan cooling system ditengah-tengah lingkungan masyarakat, yang bersifat sosial, olahraga dan penyeimbangan Polri," terangnya.

Tour the Ambon Manise sendiri, akan diikuti oleh sekitar 400 peserta dari lokal, nasional sampai mancanegara. "Sekitar 330 orang dari seluruh Indonesia, 70 orang dari dua Negara Asing yang ikut sebagai peserta Tour the Ambon Manise," ungkapnya.

Untuk mensukseskan kegiatan balap sepeda itu, Polda Maluku telah berkoordinasi dengan Dinas PU Maluku dan Balai Jalan terkait kondisi jalan rusak untuk diaspalkan. "Jarak yang akan ditempuh pada Goes Tour the Ambon Manise terdapat 90 kilometer. Lokasi star dari Pantai Natsepa dan Finishnya di pelabuhan Hitu," ujarnya.

Selain Pulau Ambon, balap sepeda ini juga akan melalui sejumlah lintasan di Pulau Seram selama dua hari. "Rutenya Kota Masohi, Ora Beach hingga kembali di pelabuhan Waipirit Kairatu, Kabupaten Seram bagian Barat," tandasnya. (PN09)

Berita terkait