iklan-banner-01
iklan-banner-02

Kado PLN Untuk Masyarakat Nusalaut

Foto bersama Manager PLN Area Ambon, Wahidin bersama staf dan pegawai PLN didepan KP PLN Nusalaut, Negeri Sila. Kamis, (26/10/17).
PAMANAWANews, AMBON-Kerinduan masyarakat 7 Negeri di Kecamatan Nusalaut, Kabupaten Maluku Tengah untuk menikmati layanan kelistrikan selama 24 jam akhirnya terjawab. Menyambut puncak pelaksanaan Hari Listrik Nasional (HLN) Ke-72, 27 Oktober hari ini, PLN Area Ambon meningkatkan jam nyala dari pola operasi 18 jam ke 24 jam nyala.
Manager PLN Area Ambon, Wahidin menyebutkan, peningkatan jam nyala secara penuh selama 24 jam dari 18 jam nyala sebelumnya merupakan Kado HLN ke-72, kepada seluruh masyarakat Nusalaut."Ini Kado manis dari PLN untuk masyarakat
Nusalaut."ujar,Wahidin kepada,
PamanawaNews.com, usai meresmikan peningkatan jam nyala di Kantor Pelayanan (KP) Nusalaut, Rayon Saparua, Kamis, (26/10/17).

Mantan Manager PLN Kota Tual ini mengatakan, untuk meningkatkan pelayanan itu, PLN mendatangkan dua unit mesin baru berkapasitas 2X100 KW."Jadi total daya mampu saat ini di Kecamatan Nusalaut 510 KW, jumlah ini lebih dari cukup untuk melayani masyarakat. Bahkan ada surplus 260 KW." kata Wahidin.

Wahidin berharap, adanya penambahan jam nyala ini ikut mendorong pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat serta menjawab seluruh kebutuhan pelanggan."Mari kita jaga, kita rawat bersama agar mesin ini tetap prima melayani masyarakat."harap Wahidin.

Dia juga menyampaikan apresiasi atas partisipasi dan atensi seluruh masyarakat Nusalaut yang mau membantu PLN dengan merelakan pohon -pohon produktifnya untuk ditebang."Kami sangat mengapresiasi keasadaran masyarakat untuk bersama-sama PLN dalam merawat dan menjaga kestabilan mesin dari gangguan jaringan."ungkapnya.

Ketua Latupati, Kecamatan Nusalaut, Wempi Dirk Parinussa mengatakan,  perhatian PLN menambah jam operasi listrik di Nusalaut merupakan sebuah kebijakan yang sudah lama dirindukan bersama."Sebagai tokoh masyarakat, kami sampaikan terimakasih atas perhatian PLN. Kami sangat bersyukur sebab ini merupakan kerinduan seluruh masyarakat Nusalaut selama ini,"Ujar Parinussa.

Sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada PLN, kata Parinussa, seluruh komponen masyarakat Nusalaut siap membantu PLN. Salah satu dukungan masyarakat adalah merelakan sebagian pohon produktif yang berdekatan dengan jaringan untuk ditebang."Ini menjadi tanggungjawab setiap pemerintah negeri untuk diberikan pemahaman kepada masyarakatnya. Ingat apapun bentuknya itu tanggungjawab bersama. Karena, listrik  hadir untuk kepentingan bersama, kepentingan pendidikan anak, kepentingan perkantoran, kepentingan sekolah dan kepentingan usaha-usaha kecil masyarakat."kata Raja Negeri Ameth ini.

Kepala Soa Lewakabessy, Negeri Nalahia, Max Lewakabessy, mewakili masyarakat Negeri Nalahia, turut mengungkapkan kegembiraanya atas kebijakan PLN  meningkatkan jam nyala dari 18 jam ke 24 jam."Kami sangat gembira karena sudah bisa menikmati listrik selama 24 jam. Ini yang kami  tunggu."kata Lewakabessy.

Dia mengakui, masyarakat Negeri Nalahia dan masyarakat negeri-negeri lain di Nusalaut,  sangat mendukung  kebijakan PLN meningkatkan layanan kelistrikan yang maksimal ini."Sudah ada sosialisasi antara pihak PLN kepada masyarakat 7 Negeri di Nusalaut. Intinya, kami sebagai masyarakat mendukung kelancaran aliran listrik dan mengiklaskan pohon-pohon yang berdekatan dengan kabel jaringan listrik
ditebang."akui,Max. (PN-10)

Berita terkait