iklan-banner-01
iklan-banner-02

Jelang Ramadhan Kemendag Pantau Harga Sembako di Ambon

PAMANAWANews, AMBON- Antisipasi lonjakan kenaikan harga sembilan bahan pokok (sembako) menjelang Ramadhan, Kementrian Perdagangan (Kemendag) RI melalui staf ahli menteri bidang iklim usaha dan hubungan antar lembaga, Suhanto, sambangi Kota Ambon, Provinsi Maluku, Senin (9/4/2018).
Staf ahli Menteri Perdagangan RI, bidang iklim usaha dan hubungan antar lembaga, Suhanto (Kemeja Putih), pantau Gudang Beras Bulog di Kota Ambon, Provinsi Maluku, Senin (9/4/2018).

Kedatangan Suhanto, selain memantau harga sembako, juga mengantisipasi adanya kelangkaan bahan kebutuhan pokok rumah tangga.

"Ini (kedatangan) intruksi Presiden kepada jajaran kementerian perdaganggan melalui Menteri yang bertanggungjawab menstabilkan harga. Presiden tidak ingin ada gejolak harga menjelang dan pasca Idul Fitri. Pemerintah hadir agar kebutuhan bahan pokok harus aman," kata Suhanto, saat memantau gudang beras Bulog di Halong Kecamatan Baguala.

Selain ditugaskan ke Ambon untuk memantau gudang beras milik Perum Bulog, Suhanto menyampaikan bahwa dirinya juga akan mengunjungi gudang milik swasta yang ada di Maluku.

Ia berharap kelangkaan beras dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya tidak terjadi di Maluku yang terdiri dari Pulau-Pulau.

"Tidak ada alasan. Seperti gelombang tinggi yang menjadi hambatan Bulog untuk mengirim beras ke  pulau-pulau yang berada di Maluku," tegasnya.

Ia mengaku, akan memanggil pihak Bulog agar dapat mengantisipasi terjadinya kelangkaan beras di berbagai Pulau. 

"Kita tau Maluku ini terdiri dari pulau-pulau. Kita akan pangil Bulog Maluku untuk mengantisipasi hal tersebut. Sekarang ada BMKG bisa memantau cuaca. Kalau bulan Ramadhan gelombang tinggi ya sekarang kirim, tidak ada alasan  gelombang tinggi lagi menyebabkan kelangkaan beras dan kenaikan harga bahan pokok di suatu daerah,” tegas Suhanto.

Untuk menstabilkan bahan pokok di Maluku, Kemendag akan menempatkan sejumlah petugas untuk memantau perkembangan bahan pokok jelang Ramadhan dan pasca Idul fitri.

"Jangan mikir kedatangan saya (Suhanto)  hanya memantau bahan pokok di Maluku terus pulang harga naik, minggu berikutnya ada tim akan turun memantau pasar bila perlu tongrongin pasar," katanya.

Ia menyampaikan, Menteri Perdagangan meminta pejabat perdagangan untuk tidak lagi kerja di meja.

"Tapi turun ke pasar, liat harga tiap hari kalau ada gejolak harga naik cari tau kenapa naik apa hambatnya," tandasnya. (PN-09)

Berita terkait

iklan-banner-02
iklan-banner-02