iklan-banner-01
iklan-banner-02

Jelang Natal Polda Gelar Pasar Murah

Kapolda Maluku Irjen Pol Deden Juhara beserta istri saat membuka secara resmi Pasar Murah di Lapangan Letkol CHR. Tahapary, Tantui Ambon, Provinsi Maluku, Senin (18/12/2017).
PAMANAWANews, AMBON- Kepolisian Daerah (Polda) Maluku bersama Pengurus Kemala Bhayangkari Daerah Maluku menggelar Pasar Murah dalam rangka menjelang perayaan Natal 25 Desember 2017 dan Tahun Baru 2018 mendatang.

Kegiatan Pasar Murah yang rencananya berlangsung selama 2 hari, ini dibuka secara resmi oleh Kapolda Maluku, Irjen Polisi Deden Juhara di Lapangan Letkol CHR. Tahapari, Tantui, Kota Ambon, Provinsi Maluku, Senin (18/12/2017).

Dalam sambutan Kapolda Maluku menyampaikan, kegiatan Pasar Murah yang dilakukan merupakan aksi sosial. Selain itu, kegiatan itu juga sebagai alat komunikasi maupun silaturahmi antara Polri dan masyarakat untuk menjaga serta meningkatkan keamanan dan kedamaian.

"Kegiatan Pasar murah yang dilakukan oleh Polda Maluku, merupakan kerja sama dengan Perum Badan Logistik (Bulog) Divreg Provinsi Maluku serta menggandeng beberapa Distributor di Kota Ambon untuk bersama-sama berpartispasi dalam pelaksanaan pasar murah Polda Maluku," tuturnya.

Deden mengungkapkan dalam kegiatan itu, pihaknya menyediakan berbagai kebutuhan pokok masyarakat. Ia juga meminta pembeli untuk meneliti dengan baik bahan kebutuhan yang akan dibeli.

"Kepada para pembeli baik personil Polda Maluku, dan masyarakat umum dapat membeli sembako, berupa beras, minyak goreng, gula, terigu, dan yang paling utama dari masyarakat adalah telor yang harganya di kisaran Rp 1.800. Saya selaku

Kapolda Maluku menghimbau kepada seluruh personil Polda Maluku dan masyarakat umum agar dapat memanfaatkan Pasar Murah ini untuk memenuhi kebutuhan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

Menurutnya, saat ini sejumlah kebutuhan pokok yang dijual di Pasaran mulai mengalami kenaikan. Salah satunya adalah kacang kedelai. Olehnya itu, Deden memerintahkan jajarannya untuk dapat melakukan operasi pasar.

"Harga tertinggi sembako di Maluku yakni kacang kedelai yang dijual seharga Rp 25 ribu perkilo. Untuk itu pihak Ditreskrimsus Polda Maluku harus melakukan pengecekan harga kedelai agar dapat disamakan harganya dengan harga kedelai di daerah-daerah lain di Indonesia," katanya.

Polda Maluku, lanjut perwira tinggi bintang dua itu, akan terus menjaga harga kebutuhan pangan agar dapat dijangkau masyarakat. Jajaran Polda Maluku juga diharapkan dapat melakukan kegiatan operasi pasar untuk mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok, seperti sembako yang sering kali melonjak.

Selain Pasar Murah, tambah Deden, Polda Maluku juga memberikan bantuan berupa sembako kepada Warakauri, Fakir Miskin dan para penyapu jalan di Kota Ambon.

"Dalam pengadaan pasar murah yang dilakukan oleh Polda Maluku, juga dilakukan pembagian 60 paket sembako. Kegiatan pasar murah yang dilakukan oleh Polda Maluku, diikuti oleh 9 distributor sembako di Kota Ambon, yaitu CV Makmur Abadi, Perum Bulog Drive Maluku dan Maluku Utara, PT PPI, Foodmart Amplaz, CV Firma Bandi, Hypermart MCM, Hypemart ACC, CV Gema Rejeki, dan CV Karya Indah," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Penyelenggara Pasar Murah Polda Maluku, Direktur Ditreskrimsus Polda Maluku, AKBP Firman Nainggolan menyampaikan, Pasar Murah digelar untuk membantu kebijakan Pemerintah, agar dapat menjaga stabilitas harga bahan pangan pokok menjelang hari hari besar keagamaan.

"Kegiatan pasar murah yang dilaksanakan dari tanggal 18-19 Desember 2017, berdasarkan Surat Penetapan Kapolri nomor : SPMD/2416/XII/2017, tanggal 8 Desember 2017. Dan surat perintah lisan Kapolda Maluku memerintakan untuk pelaksanaan Pasar Murah Akbar oleh Polda Maluku," jelasnya. (PN-07)

Berita terkait

Berita Populer