iklan-banner-01
iklan-banner-02

Golkar Ajak Rakyat Bersatu Atasi Krisis Perekonomian Nasional

Ketua umum Golkar (tengah) konferensi pers 'Arah Baru Politik Anggaran Partai Golkar' di Gedung Nusantara I, Parlemen Senayan, Kamis, (20/9/2018).
PAMANAWANews,JAKARTA- Perekonomian Indonesia saat ini sedang mendapat tekanan yang cukup besar dengan terjadinya pelemahan rupiah terhadap dollar AS.

Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.900 per dolar Amerika Serikat (AS). Ketua umum partai Golkar, Airlangga Hartarto mengatakan pelemahan itu disebabkan oleh kondisi perekonomian global, khususnya kebijakan normalisasi bank sentral AS (the Fed) dengan menaikkan tingkat suku bunganya hingga mencapai 2%. Kondisi ini akan berlanjut hingga tahun 2019.

Menurut Airlangga, partai Golkar memahami kondisi, tantangan dan resiko yang dihadapi oleh perekonomian nasional. Namun, kata dia, Permasalah ini harus dilihat sebagai permasalahan Bangsa.
 
"Jadi, kita tidak boleh membiarkan pemerintah berjuang sendiri, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai anak bangsa," ujar Airlangga dalam konferensi pers 'Arah Baru Politik Anggaran Partai Golkar' di Gedung Nusantara I, Parlemen Senayan, Kamis, (20/9/2018).
 
Oleh karena itu, Golkar lanjutnya, akan mengambil peran terdepan untuk berjuang bersama seluruh elemen bangsa dalam mengatasi perekonomian nasional.
 
"Partai Golkar mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu, bangkit dan menunjukkan rasa patriotisme dan nasionalisme dengan mengambil bagian untuk mengatasi krisis yang sedang kita hadapi ini," pungkas Airlangga. (PN-01/adp)

Berita terkait