iklan-banner-01
iklan-banner-02

Gaet Nasabah Milenial, Pegadaian Hadirkan The Gade Coffe Dan Gold Di Ambon

Sekretaris Kota Ambon A.G Latuheru saat meninjau ruang The Gade Coffe dan Gold usai resmi meluncurkan outlet milik PT Pegadaian. Sabtu (16/3/19)
PAMANAWANews, AMBON-PT Pegadaian (Persero) semakin agresif mendekat dengan nasabah milenial di timur Indonesia. Hal itu ditandai dengan diresmikannya gerai The Gade Coffee dan Gold di Kota Ambon, Maluku. "Ini merupakan pencapaian yang cukup positif. Outlet ini hadir sebagai upaya Pegadaian mendekatkan diri dengan nasabah muda berusia produktif," kata Sekretaris Kota Ambon, AG Latuheru saat dalam sambutannya, saat peluncuran The Gade Coffee dan Gold di Jalan W.R Supratman No. 34, Kota Ambon, Maluku, Sabtu (16/3/19).

Latuheru mengatakan, Pemerintah Kota Ambon sangat bersyukur dengan hadrinya The Gade Coffe dan Gold di Ambon. Sebab,  tempat ini dapat menjadi ruang publik atau tempat berkumpulnya  generasi milenial untuk berdiskusi, sharing, transfer knowledge atau melaksanakan kegiatan lain yang sifatnya produktif serta membangun harmonisasi sosial di kota ini.

Kesempatan itu, kata Latuheru, hadirnya The Gade Coffe dan Gold di Ambon ini diharapkan menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk meningkatkan literasi keuangan sehingga kedepan generasi  Kota Ambon dapat mengetahui dan menggunakan berbagai produk layanan jasa keuangan formal.

Outlet ini merupakan outlet kedua Kanwil VI Makassar setelah peresmian The Gade Coffee dan Gold di Makassar pada pertengahan tahun lalu. Kini outlet The Gade Coffee dan Gold sudah tersebar di 32 kota di seluruh Indonesia.

Pemimpin Wilayah PT PEGADAIAN (Persero) Kanwil VI Makassar, Alim Sutiono menyampaikan bahwa pembukaan The Gade Coffee and Gold sebagai sarana untuk mengedukasi para generasi milenial bahwa pegadaian tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat menggadai saja. "The Gade Coffee dan Gold ini hadir sebagai outlet layanan prioritas yang bertujuan untuk mengedukasi dan meningkatkan jumlah nasabah di kalangan milenial. Jadi perusahaan di tahun 2019 menargetkan nasabah tumbuh 23,4% menjadi 12,3 juta jiwa."ujar Alim Sutiono.

Hadirnya The Gade Coffee dan Gold ini juga menjadi ruang inovasi bagi Pegadaian dalam menghadapi perkembangan digital saat ini. Dalam menghadapi perkembangan digital Pegadaian menciptakan sebuah inovasi baru, yaitu dengan meluncurkan sebuah produk digital yang diberi nama Pegadaian Digital Service (PDS). "Dengan adanya The Gade Coffee dan Gold dan produk inovatif kami Pegadaian Digital Service (PDS), kami ingin generasi muda juga dapat mengenal Pegadaian beserta produknya."katanya.

Sebagai informasi dari sisi kinerja perusahaan, PT Pegadaian (persero) Kantor Wilayah (Kanwil) VI Makassar yang meliputi empat provinsi yaitu Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, dan Ambon mencatatkan kinerja yang positif. Hingga Desember 2018, Outstanding Loan (OSL) Pegadaian Kanwil VI Makassar sudah mencapai Rp4,6 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp4,2 miliar. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 8,39% secara year on year (yoy).

Kanwil VI Makassar juga mencatat hingga Desember 2018, nasabah Pegadaian aktif di Ibu Kota Sulawesi Selatan ini sebanyak 1.059.209 nasabah. Dengan omset Rp14.4 miliar dan total saet sebanyak Rp5,1 miliar. Pendapatan usaha Kanwil VI Makassar tercatat sebesar Rp1.3 miliar, dengan laba usaha sebesar Rp664 miliar. Ini menunjukkan bahwa kinerja Kanwil VI Makassar menunjukkan performa kinerja yang baik.(PN-10)

Berita terkait