iklan-banner-01
iklan-banner-02

DPR RI Dukung Pembangunan EHA Maluku

Gambar Ilustrasi Keberangkatan Jemaah Haji
PAMANAWANews, AMBON- Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Ir.H.Romahurmuziy menyatakan dukungan penuhnya terhadap pembangunan Embarkasih Haji Antara (EHA) Maluku."Pada prinsipnya kami mendukung penuh pembangunan EHA Maluku. Karena semakin banyak Embarkasi dan Embarkasi Antara, maka akan semakin menekan biaya serta mempermuda pelayanan kepada Jamaah,"ujar Romi,kepada Pamanawanews.com, Rabu,(18/10/17).
Kata Romi, pentingnya diperbanyak pembangunan Embarkasi dan Embakari Haji Antara, sehingga kedepan tidak ada lagi dobel biaya untuk transport terutama akomodasi memperpanjang keberadaan Calon Jamaah Haji (JCH) di Embarkasi.

Romi berharap, nantinya keberadaan Embarkasih Haji Antara (EHA) Maluku, tidak saja menjadi embarkasi perantara, tetapi kedepan bisa diperjuangkan untuk menjadi Embarkasi penuh sehingga JCH asal Provinsi Maluku, bisa langsung diberangkatkan dari Kota Ambon menuju Tanah Sucih Mekkah."Kalau ini terwujud otomatis memangkas jumlah biaya yang cukup signifikan,"harap Romi.

Saat ini lanjut Romi,terdapat 9 Embarkasi yang tersebar diseluruh Indonesia.Untuk itu,DPR RI juga akan mendorong agar kedepan ditambah lagi pembangunan Embarkasi.

Dalam rangka percepatan revitalisasi pembangunan gedung Embarkasi Haji Antara (EHA) Maluku, November 2017 ini akan dilakukan lelang pra DIPA. Hal itu bertujuan untuk mengefektifkan waktu pembangunan EHA, sehingga pertengahan 2018 mendatang gedung tersebut sudah bisa digunakan."Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Agama RI di Jakarta untuk lelang pra DIPA. Targetnya, agar Januari 2018 mendatang proses pembangunan sudah berjalan,"ujar, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Maluku, Fesal Musaad.

Kata Dia, jika Embarkasi Haji Antara selesai dibangun ditahun 2018, maka pihaknya akan berjuang  agar musim haji tahun itu, dikhususkan menampung Calon Jemaah Haji (CJH) asal Maluku."Nantinya ditahun-tahun berikut baru kita buka untuk CJH asal Papua dan Papua Barat,"kata Musaad.

Diakui, saat ini, Pemdah Provinsi Maluku juga telah berkomitmen untuk percepatan pembangunan gedung EHA Maluku dengan bersediah membebaskan lahan untuk penggusuran akses jalan menuju ke lokasi EHA dan Jika Pemdah Provinsi dan Kemenag Maluku bersinergi otomatis berdampak terhadap percepatan pembangunannya."Sertifikat tanah sudah kita bawa, tinggal Pemdah Maluku melakukan pembayaran agar proses penggusuran akses jalan itu segera dilaksanakan,"akui, Musaad.

Untuk manajemen pengelolaan EHA, tambah Musaad, Kementerian Agama juga sudah menjadwalkan studi banding ke tiga lokasi EHA di Indonesia. Tujuannya, melihat sistem pengelolaan EHA itu."Nah, nantinya kita terapkan pengelolaannya di EHA Maluku,"tukas Musaad, sembari menambahkan, kehadiran EHA sangatlah strategis  untuk memutus mata rantai penderitaan CJH asal Maluku selama ini.(PN-12)

Berita terkait

Berita Populer