iklan-banner-01
iklan-banner-02

Bupati SBB Panen Bawang Merah

Bupati SBB, M. Yasin Payapo, melakukan Panen Perdana Bawang Merah di Dusun Masika Jaya Desa Waesala Kecamatan Huamual Belakang.
PAMANAWANews, PIRU- Bupati Seram Bagian Barat (SBB), M. Yasin Payapo, untuk kali pertama melakukan panen tanaman Bawang Merah milik kelompok tani taruna Ma'Yasifa di Dusun Masika Jaya Desa Waesala Kecamatan Huamual Belakang Kabupaten SBB, Senin (23/10/2017).

Panen Perdana tanaman dengan nama latin “Allium cepa L. var Aggregatum ini mengusung tema “Panen Perdana, Inspirasi Membangun Pertanian Berbasis Agro Wisata Demi Terwujudnya Kesejahteraan dan Kemandirian Petani.”

Bupati dalam sambutannya mengatakan, pertanian merupakan sektor prioritas pembangunan di Kabupaten SBB, mengingat cukup besarnya peluang dan potensi yang dapat dikembangkan dan didayagunakan untuk pendapatan dan kesejahtetaan masyarakat juga untuk meningkatkan perekonomian daerah.

“Para petani telah mengerjakan pekerjaannya secara baik yaitu menanam bawang merah dengan baik sesuai jarak tanam dan sesuai benih yang diunggulkan, pemupukan berimbang, pengaturan air bersih sesuai dengan kebutuhan,” kata Bupati ditengah masyarakat kelompok tani dan sejumlah kepala dinas Pemkab SBB.

Kecamatan Huamual Belakang, lanjut Bupati, telah merealisasikan penanaman bawang merah sebanyak 8,4 ton, dengan realisasi 100 persen. “Untuk itu saya ucapkan terimah kasih dan penghargaan yang tinggi kepada bapak/ibu petani yang telah berhasil merealisasikan 100 persen rencana penanaman dari bantuan pemerintah pusat melalui kementerian pertanian tahun 2017,” jelasnya.

Lebih lanjut Bupati menambahkan, kegiatan panen simbolis bawang merah ini diharapkan menjadi titik poin penanaman bawang merah di Kabupaten SBB. Dengan adanya panen ini juga maka ketersediaan bawang merah untuk konsumsi dan juga untuk benih pengembangan, selanjutnya selalu ada.

“Saya perlu sampaikan beberapa hal untuk diterapkan demi pencapaian produksi pangan dan holtikultura yang maksimal di Kabupaten SBB antara lain, para petani khususnya petani di Dusun Masika Jaya agar terus menerus meningkatkan produksi bawang merah serta tanaman pangan lainnya,” pinta Bupati.

Selain itu, Bupati juga meminta kepada petani, agar potensi lahan yang ada, kiranya dikelola secara optimal. Petani juga diharapkan dapat melaksanakan penanaman bawang merah, dari setahun sekali menjadi dua kali dalam setahun dengan variasi benih yang sudah bersertifikasi.

“Para petani harus perlu kerjasama dengan mitra usaha bidang pertanian secara saling menguntungkan  sehingga pengadaan sarana pertanian dan pemasaran hasilnya dapat diatasi,” harapnya.

Kepada para penyuluh pertanian dilapangan, Bupati mengingatkan untuk terus menerus melakukan pembinaan dan bimbingan kepada petani, mengingat pemerintah telah memilih dan memberi tugas, sehingga petani dapat menerapkan teknologi dalam setiap kerja mereka.

“Pemda tetap menggalakan pembangunan sarana dan prasarana seperti jalan usaha tani, jaringan pengairan, penyediaan mesin dan alat pertanian untuk kelancaran petani dalam bekerja dan produksi,” tandasnya. (PN-23)

Berita terkait