iklan-banner-01
iklan-banner-02

Anang Hermansyah Dorong Lahir Regulasi Ekonomi Kreatif

Anang Hermansyah
PAMANAWANews, JAKARTA- Pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia mengalami tren peningkatan setiap tahunnya. Keberadaan regulasi soal ekonomi kreatif dinilai mampu mengakselerasi pertumbuhan sektor tersebut.

Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah mengatakan pertumbuhan ekonomi kreatif di era pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) telah menunjukkan capaian yang menggembirakan seperti capaian Produk Domestik Bruto (PDB) di sektor ekonomi kreatif tahun 2016 sebesar Rp 922,58 triliun.

"Ada tren yang baik di sektor ekraf, momentum ini harus dirawat dan diarahkan dengan meletakkan sistem yang berkelanjutan," Ujar Anang di Jakarta, Rabu (21/2/2018).
 
Dia Pun menguraikan capaian PDB tiga tertinggi yakni subsektor kuliner (41,69%), fashion (18,15%) serta kriya (15,70%) idealnya dapat ditularkan ke 13 subsekstor lainnya.
 
Mantan suami Krisdayanti ini menyebut muara untuk meningkatkan performa subsektor lainnya yakni dengan membuat regulasi ekonomi kreatif.
 
"Satu-satunya jalan yang harus dilakukan tak lain dengan membuat regulasi tentang Ekraf," Tuturnya.
 
Dambaan Hati Ashanty ini melanjutkan, ada banyak alternatif terkait regulasi ekraf seperti Perpres atau UU. Masing-masing jenis aturan tersebut memiliki konsekuensi.
 
"Kalau Perpres tentu hanya sesuai selera pemerintah saja. Berbeda dengan UU, ada politik hukum antara DPR dan pemerintah yang bisa memberi dampak signifikan," beber dia.
 
Untuk itu, pelantun lagu 'Separuh Jiwaku Pergi' berharap menjelang akhir masa kerja DPR dan periode pemerintahan Jokowi, sebaiknya meninggalkan warisan positif berupa regulasi di bidang ekraf.
 
"Warisan itu akan memberi dampak positif bagi masyarakat," Tutupnya. (PN-01)

Berita terkait