iklan-banner-01
iklan-banner-02

Ekowisata ala Anna Latuconsina

Anna Latuconsina, Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Maluku, saat menyajikan konsep Ekowisata kepada masyarakat Desa/Negeri Mamala dan Morella, Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku, Sabtu, (9/12/2017). /PamanawaNews.com
PAMANAWANews, AMBON -----Ekowisata merupakan kegiatan perjalanan wisata ke suatu tempat tertentu yang telah ditetapkan sebagai kawasan wisata alam.

Konsep ini disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Maluku, Anna Latuconsina, saat berbagi pengalaman mengelola usaha pariwisata bersama masyarakat Mamala dan Morella, Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, Sabtu, (9/12/2017).

Dikemukakan, Ekowisata berbasis masyarakat fokus terhadap pelibatan masyarakat lokal, peningkatan perekonomian masyarakat, serta pemanfaatkan potensi kawasan dengan mempertimbangkan dampak positif dan negatif yang ditimbulkan terhadap ekologi, sosial-budaya dan ekonomi. 

Lebih jauh dijelaskan, konsep ekowisata berkembang menjadi ekowisata desa adat yang merupakan kegiatan wisata di suatu desa yang memiliki aturan adat tertentu dan berintegrasi dengan kehidupan masyarakatnya. 

Selain itu, desa tersebut juga memiliki ciri khas dan keunikan seperti acara-acara adat, upacara adat serta kuliner khas.

"Ekowisata desa adat sendiri dapat berupa alam, sejarah dan budaya," jelasnya. 

Studi pustaka ini, lanjut Anna, bertujuan untuk mengetahui perbedaan-perbedaan konsep antara pariwisata, pariwisata berkelanjutan, ekowisata, desa wisata, desa wisata adat dan ekowisata desa adat.

Mengetahui indikator ekologi, sosial-budaya dan ekonomi dalam pengelolaan ekowisata desa adat berbasis masyarakat.

"Dan menghasilkan kerangka pemikiran bagi penelitian selanjutnya," tuturnya. (PN-07)

Berita terkait