iklan-banner-01
iklan-banner-02

DPD RI Protes Rencana Pemerintah Impor Jagung

PAMANAWANews, JAKARTA- Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI memprotes pemerintah yang akan melakukan impor jagung. Dalam waktu dekat, DPD akan memanggil Kementrian terkait untuk mempertanyakan rencana impor jagung.
Anggota Komite II DPD RI Anna Latuconsina

Ketua Komite II DPD RI, Parlindungan Purba menilai, dasar kebijakan impor jagung oleh pemerintah tidak valid. Selain itu, data yang dimiliki antar kementerian terkait juga berbeda-beda, sehingga dasar impor jagung kurang kuat. 

Menurutnya, di daerah-daerah, pasokan jagung masih aman untuk memenuhi kebutuhan konsumsi ataupun industri.

Sementara Anna Latuconsina, Anggota Komite II DPD RI mengajak pemerintah daerah untuk menolak masuknya jagung impor ke daerah. 

Senator asal Maluku ini menilai, program pemerintah yang digunakan untuk meningkatkan produksi pertanian dianggap gagal.

Hal itu dikarenakan pemerintah terus menerus melakukan impor bahan pangan seperti beras, garam, dan jagung.

“Banyak uang rakyat telah dikeluarkan untuk meningkatkan produksi pertanian, tetapi ini malah impor. Beras, garam, jagung sudah di impor. Sekarang tambah impor jagung lagi. Ini berarti program pemerintah tidak berhasil,” pungkasnya. (PN-21)

Berita terkait

iklan-banner-02
iklan-banner-02